Bus Transjakarta menurunkan penumpang di Halte Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/8/2022). Pasca rampungnya revitalisasi Halte Gelora Bung Karno kembali beroperasi melayani penumpang dengan kapasitas yang lebih besar. Halte tersebut merupakan salah sat | Republika/Putra M. Akbar

Jakarta

Penumpang Transjakarta Diklaim Meningkat 10 Persen

Angka itu masih di bawah jumlah penumpang sebelum pandemi yang tembus 1 juta orang per hari.

JAKARTA -- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mencatat terjadi kenaikan penumpang sekitar 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Juli lalu, penumpang harian bus Transjakarta rata-rata 650 ribu orang per hari. Hanya saja, angka itu masih di bawah jumlah penumpang sebelum pandemi yang sudah tembus 1 juta orang per hari.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transjakarta Anang Rizkani Noor mengatakan, tren kenaikan penumpang itu terjadi sejak pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 3 September 2022. Meskipun begitu, ia belum bisa membeberkan angka rata-rata harian jumlah penumpang transportasi publik andalan milik Pemerintah Provinsi DKI itu.

"Seperti kita tahu, kenaikan harga BBM diumumkan hampir sebulan lalu," kata Anang di Jakarta, Kamis (29/9).

photo
Penumpang melihat peta rute bus Transjakarta di Halte Cakra Selaras Wahana (CSW), Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (11/8/2022). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan tarif integrasi untuk layanan transportasi umum massal yakni Transjakarta, MRT dan LRT dengan tarif maksimum dalam satu kali perjalanan sebesar Rp 10.000. Republika/Putra M. Akbar - (Republika/Putra M. Akbar)

Mnenurut Anang, PT Transjakarta belum memiliki rencana untuk menaikkan tarif tiket. Bagi penumpang yang ingin naik bus Transjakarta dikenakan tarif Rp 2.000 pada pukul 05.00-07.00 WIB, dan tarif Rp 3.500 pada pukul 07.00 hingga layanan terakhir. Bahkan, kini PT Transjakarta sudah mengoperasikan Angkutan Malam Hari (Amari) di 13 koridor atau layanan 24 jam.

Anang menuturkan, PT Transjakarta sejauh ini terus fokus membuka rute baru, menambah jam layanan dan operasional, serta meningkatkan armada baru untuk semakin menjangkau banyak penumpang. Penumpang yang naik bus Transjakarta, LRT Jakarta, MRT Jakarta, hingga berlanjut ke angkot JakLingko, hanya dikenakan tarif maksimal Rp 10 ribu untuk tiga jam perjalanan.

"Meski harga BBM naik, tarif Transjakarta tetap Rp 3.500 untuk seluruh layanan koridor maupun nonkoridor, Rp 0 untuk layanan Mikrotrans dan bus tingkat serta Rp 20 ribu untuk layanan premium Royaltrans," ujar Anang.

 

 

Meski harga BBM naik, tarif Transjakarta tetap Rp 3.500 untuk seluruh layanan koridor maupun non koridor

 

ANANG RIZKANI NOOR Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transjakarta
 

 

Dia menyampaikan, penambahan jumlah penumpang membuktikan minat publik untuk beralih menggunakan transportasi umum makin besar. Karena itu, pihaknya juga berupaya memperluas layanan bus Transjakarta agar semakin menjangkau seluruh wilayah Ibu Kota. "Secara tidak langsung telah berkontribusi pada pengurangan emisi karbon," kata Anang.

Anggota Komisi B DPRD DKI Manuara Siahaan mengapresiasi layanan yang diberikan PT Transjakarta dalam mengoperasikan armadanya hingga mampu merebut hati masyarakat. Dia menilai, kenaikan jumlah penumpang bus Transjakarta memang wajar terjadi. Selain karena kenaikan harga BBM, ia menduga, kesadaran masyarakat untuk menggunakan transportasi publik juga terus meningkat.
 
"Mental switching masyarakat ke Transjakarta ini memang sudah ada, jadi ya baguslah kalau meningkat penumpangnya. Harapan kita juga penumpang LRT dan MRT (ikut) meningkat," kata Manuara.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PT Transportasi Jakarta (@pt_transjakarta)


Meski demikian, ia mempertanyakan data persis peningkatan 10 persen yang disampaikan PT Transjakarta. Manuara menagih jumlah angka pasti penumpang bus Transjakarta agar bisa dipertanggungjawabkan.

Dia tidak ingin, kenaikan penumpang itu hanya berdasarkan pengamatan sesaat. "Peningkatan ini harus benar-benar peningkatan, bukan peningkatan semu saja," kata politikus PDIP itu.

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan menambah subsidi untuk PT Transjakarta sebesar Rp 62,1 miliar. Angka itu diberikan Pemprov DKI kepada PT Transjakarta sebagai konsekuensi kenaikan harga BBM.

Perbesar Ruang Tumbuh Talenta Digital

Berbagai solusi IoT kini hadir dari madrasah dan sekolah menengah.

SELENGKAPNYA

Risalah Hukum Perayaan Maulid Nabi

Maulid bukan tujuan utama, melainkan sekadar media berharga guna menyukseskan misi yang mulia

SELENGKAPNYA

Dekatnya Syekh Qaradawi dengan Ulama Indonesia

Pengaruh Syekh Qaradawi dirasakan dari Maroko hingga Merauke

SELENGKAPNYA