Foto Jakarta Islamic Center dari udara | EPA-EFE/MAST IRHAM

Jakarta

Pemprov DKI Mulai Perbaiki Masjid Raya JIC

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan monitoring ke JIC setiap pekan.

JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memperbaiki Masjid Raya Jakarta Islamic Center (JIC) setelah terbakar pada 19 Oktober 2022. Perbaikan itu dimulai dengan mengkaji dampak kebakaran sejak garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) dilepas pada 7 November 2022.

"Saat ini, sedang dikaji oleh Badan Pengelola Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta mengenai puing-puing kebakaran yang belum kami bersihkan karena menunggu keputusan," kata Kepala Sekretariat Pengelola Kawasan JIC Zulkifli Said kepada wartawan di Jakarta Utara, Rabu (23/11).

photo
Pelajar melihat salah satu stan saat Jakarta Islamic Education Fair di Jakarta Islamic Center, Jakarta, Kamis (3/11/2022). Jakarta Islamic Center menggelar pekan raya pendidikan Islam Jakarta atau Jakarta Islamic Education Fair bertajuk Transformasi Digital Pendidikan Islam yang dilaksanakan hingga tanggal 5 November 2022. Republika/Putra M. Akbar - (Republika/Putra M. Akbar)

Menurut Zulkifli, kajian dampak kebakaran tersebut telah dilakukan dalam sebulan terakhir. Kajian itu dilakukan untuk menentukan puing-puing yang menjadi aset JIC dapat diselamatkan atau tidak. Jika aset tersebut dapat diselamatkan, akan dilelang. "Kami simpan untuk dilelang. Kalau tidak, kami musnahkan," katanya.

Perbaikan JIC, kata dia, diperkirakan membutuhkan biaya relatif besar mengingat keparahan kerusakan bangunan akibat kebakaran. Meskipun, dia mengakui, kalau dilihat sekilas yang terbakar hanya bagian kubah. Namun, runtuhnya kubah berdampak terhadap lantai dan bagian bangunan lainnya, sehingga membutuhkan kajian lebih lanjut untuk memperkirakan biaya perbaikan.

 
Puing-puing kebakaran yang belum kami bersihkan karena menunggu keputusan.
ZULKIFLI SAID Sekretariat Pengelola Kawasan JIC
 

Sampai saat ini, Zulkifli mengaku biaya perbaikan tersebut masih dihitung. Namun, sebagai perbandingan, anggaran pembangunan Masjid Raya JIC pada 2001 mencapai Rp 160 miliar. Biaya sebesar itu, kata dia, dikeluarkan 21 tahun lalu.

Nantinya, biaya yang harus dikeluarkan untuk perbaikan Masjid Raya JIC akan dikaji lebih mendalam oleh Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta. "Sekarang belum ada (nominal biaya perbaikan)," katanya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by JIC Official (@jicofficial.id)

Dana bantuan

Zulkifli memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan monitoring ke JIC setiap pekan. Tim juga melangsungkan beberapa rapat mengenai kajian perbaikan masjid raya yang rusak. Karena itu, pihak pengelola baik manajemen JIC atau Sekretariat JIC tidak menerima sumbangan dana perbaikan dalam bentuk apapun. Hal itu karena semua mekanisme perbaikan nanti diatur oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Karena JIC milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tentu kami sangat mengapresiasi keinginan berbagai pihak, dalam dan luar negeri, untuk berdonasi membangun (masjid raya) Jakarta Islamic Center kembali," katanya.

Sementara itu, Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono berkonsultasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Keuangan terkait rencana pemberian bantuan dari Kerajaan Arab Saudi untuk membiayai pembangunan kembali Masjid JIC setelah hangus terbakar. "Nanti kami tunggu arahan dari Menag dan karena itu bantuan, kami konsultasikan dulu ke Kemenkeu," kata Heru di Balai Kota Jakarta, Jumat (18/11).

Heru belum menyebutkan detail rencana pemberian bantuan pembangunan masjid di Jakarta Utara itu. Namun, ia menegaskan, masih menunggu arahan dari kementerian terkait. Sebelumnya, di sela pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi G-20 di Nusa Dua, Bali, Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz mengumumkan bahwa Kerajaan akan menanggung biaya pembangunan JIC.

"Kerajaan Arab Saudi akan menanggung biaya restorasi Jakarta Islamic Center setelah terdampak kebakaran bulan lalu," demikian keterangan Kantor Berita Pemerintah Arab Saudi, Saudi Press Agency Kamis (17/11).

 
Kerajaan Arab Saudi akan menanggung biaya restorasi Jakarta Islamic Center setelah terdampak kebakaran bulan lalu
SAUDI PRESS AGENCY
 

Masjid JIC dilanda kebakaran pada Rabu (19/10) yang berawal dari bagian kubah masjid yang tengah direnovasi. Api diperkirakan melalap masjid itu sekitar pukul 15.00 WIB dan warga kemudian meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara.

Kebakaran tersebut mengakibatkan kubah masjid yang didirikan di bekas lokalisasi Kramat Tunggak itu runtuh. Detik-detik runtuhnya kubah masjid itu terekam kamera warga dan menjadi viral di media sosial. Api kemudian dipadamkan petugas Damkar selama sekitar 1,5 jam hingga proses pendinginan dan selesai operasi pemadaman sekitar pukul 19.00 WIB. 

Delapan Oknum Kades Penyuap Dosen Ditahan Kejaksaan

Kedelapan kades ditahan usai dilimpahkan dari penyidik kepolisian beserta dengan barang buktinya

SELENGKAPNYA

Baznas Gelar Manajemen Tanggap Darurat di Cianjur

Ada 74 orang personel gabungan Baznas yang diterjunkan ke lokasi bencana.

SELENGKAPNYA

Sebar Stimulan Jelang Akhir Tahun

Untuk tahun depan, perusahaan menyiapkan stategi terkait produk ramah lingkungan.

SELENGKAPNYA