
Internasional
Serangan Israel ke Tepi Barat Meluas
Sedikitnya 16 warga Palestina syahid akibat serangan Israel sepekan belakangan.
TEPI BARAT – Pasukan Israel makin membabi buta dalam seranganannya di seantero Tepi Barat yang diduduki. Warga Palestina kembali ditembak mati sementara rumah-rumah dihancurkan.
Pasukan Israel menghancurkan enam rumah, sebuah restoran, dan ruang sholat sejak fajar hari Rabu di gubernuran Hebron, Jericho, Salfit, Bethlehem, dan Yerusalem Timur di Tepi Barat yang diduduki, menurut kantor berita WAFA.
Seorang pemuda Palestina syahid menyusul serangan pesawat tak berawak Israel di kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki tadi malam, sumber mengkonfirmasi.
Kru Bulan Sabit Merah Palestina berhasil memindahkan jenazah seorang pemuda yang terbunuh dari atap sebuah gedung di kota Jenin pada Rabu pagi.
Koresponden WAFA menjelaskan, Omar Abu Al-Haija (25 tahun), syahid setelah terluka tadi malam akibat serangan drone di kawasan Bundaran Bioskop di tengah kota.

Dia menambahkan bahwa pasukan pendudukan mencegah kru ambulans menjangkau pemuda yang terluka dan membawanya. Dia ditemukan meninggal kemarin pagi sebelum dipindahkan ke rumah sakit.
Pasukan pendudukan terus menghalangi pekerjaan kru ambulans di kota Jenin, ketika mereka menahan ambulans tadi malam di kawasan industri, kawasan Post Street, dan bundaran utama. Mereka juga memperketat akses keluar masuk RS Pemerintah Jenin, serta memeriksa identitas paramedis.
Agresi yang sedang berlangsung di kota Jenin dan kampnya sejauh ini telah menyebabkan 16 warga Palestina terbunuh, puluhan orang terluka, ditahan, dan penggusuran paksa keluarga mereka, selain penghancuran lebih dari 100 rumah dan pembakaran di dalam kamp. dari penghancuran infrastruktur secara sistematis yang terus berlanjut, dan mencegah kru ambulans dan pertahanan sipil memasukinya.
Satu keluarga, termasuk seorang bayi, menderita sesak napas akibat menghirup gas beracun yang ditembakkan oleh pasukan pendudukan Israel selama serangan mereka di kota Deir Istiya, barat laut Salfit.

Walikota Deir Istiya, Abdul Rahim Zidane, melaporkan bahwa tentara pendudukan menyerbu daerah yang berdekatan dengan pintu masuk kota tadi malam dan menembakkan bom gas beracun ke rumah warga, yang mengakibatkan satu keluarga menderita sesak napas, termasuk empat orang. bayi berumur sebulan.
Zidane menekankan bahwa pasukan pendudukan berulang kali menargetkan kota tersebut, dan melanjutkan serangan mereka terhadap warga dan properti mereka, menutup pintu masuk utama, dan mencegah warga untuk bergerak.
Sebelumnya pasukan Israel menghancurkan sebuah rumah di pinggiran Shuweika, sebelah utara Tulkarem di Tepi Barat yang diduduki, di tengah operasi militer selama berhari-hari di daerah Tulkarem.
WAFA melaporkan bahwa sebuah rumah juga diledakkan oleh pasukan Israel di lingkungan al-Balawna di pusat kamp pengungsi Tulkarem pada hari Selasa. Pasukan Israel juga telah merusak properti pribadi dan komersial milik warga Palestina lainnya, seperti toko-toko, di berbagai bagian kamp, WAFA melaporkan.
Watch: A Palestinian woman faints in front of an Israeli military vehicle after being stopped for questioning and obstructed from reaching the Jenin Government Hospital. pic.twitter.com/nmpbmAjtPo — Quds News Network (@QudsNen) January 29, 2025
Warga telah diperintahkan untuk meninggalkan kamp karena buldoser militer Israel terus menghancurkan infrastruktur umum di beberapa daerah, memblokir pintu masuk ke kamp dengan gundukan tanah.
Militer Israel “menghancurkan semua jalan di kamp, jaringan air dan listrik, jalan raya, saluran pembuangan limbah dan komunikasi, dan membuat kamp tersebut kembali seperti semula”, Faisal Salama, ketua Komite Pelayanan Populer di Kamp Tulkarem, mengatakan kepada kantor berita tersebut.
Salama juga mengatakan lebih dari 1.000 orang telah mengungsi akibat operasi militer Israel di daerah tersebut dan berlindung di masjid-masjid dan pusat-pusat komunitas di pinggiran kota Tulkarem. Rumah sakit di daerah tersebut juga telah dikepung oleh pasukan Israel dan ambulans serta kru medis terhambat dalam pekerjaan mereka, katanya.
Kematian terbaru terjadi di pinggiran Irtah, selatan Tulkarem, tempat Ayman Naji (23 tahun), dibunuh pada Selasa oleh pasukan Israel dalam sebuah serangan, menurut tim kami di lapangan.
Israeli occupation forces are destroying infrastructure and bulldozing roads in Tulkarm refugee camp, as the Israeli offensive there continues for the third day. pic.twitter.com/82YNpPsRjc — Quds News Network (QudsNen) January 29, 2025
Juga di Tulkarem, pasukan Israel menghancurkan rumah seorang warga Palestina yang meninggal dalam serangan di mana seorang warga Israel ditembak mati pada November 2023. Rumah lain milik warga Palestina yang dianggap dicari oleh Israel diledakkan di kamp pengungsi Tulkarem.
Untuk minggu kedua, pasukan Israel telah melakukan operasi besar di Jenin yang diperluas ke Tulkarem tiga hari lalu. Semakin banyak keluarga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka, seiring dengan berlanjutnya serangan Israel di kota tersebut, dan pejabat setempat memperkirakan jumlah mereka yang mengungsi mencapai lebih dari 1.000 warga Palestina.
Sejak perang Israel di Gaza meletus pada tanggal 7 Oktober 2023, 884 orang telah terbunuh di Tepi Barat yang diduduki, 7.370 lainnya terluka, dan setidaknya 14.400 lainnya ditahan, menurut tim kami di lapangan.
Selama setahun terakhir, pihak berwenang Israel melakukan total 684 pembongkaran, di mana mereka menghancurkan 903 fasilitas di Tepi Barat, termasuk di kota Yerusalem, dan akibatnya 4.332 orang terkena dampaknya, termasuk 2.320 anak-anak.
Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.
Puluhan Warga Palestina Dibunuh Israel di Tepi Barat
Sebanyak 68 persen pusat kesehatan di Tepi Barat beroperasi sebagian.
SELENGKAPNYAHamas: Lawan Kejahatan Pemukim Ilegal di Tepi Barat!
Rumah-rumah dan kendaraan Palestina dibakar pemukim ilegal Yahudi.
SELENGKAPNYAIsrael Serbu Tepi Barat
Israel juga terus menghancurkan bangunan-bangunan di Tepi Barat.
SELENGKAPNYA