Pekerja mengangkut karung pupuk urea di gudang lini 3 Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (19/8/2022). | ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Ekonomi

Pupuk Indonesia Ajak Petani Hemat Pupuk

Pemborosan penggunaan pupuk berdampak negatif bagi lingkungan dan petani sendiri.

JAKARTA -- PT Pupuk Indonesia (Persero) menyebut salah satu tantangan sektor pertanian saat ini masih pada persoalan borosnya penggunaan pupuk oleh petani. Pemborosan pemupukan berdampak langsung pada kerusakan lingkungan.

"Saya melihat hari ini isunya itu (petani) boros memakai pupuk. Tidak rasional. Kalau sering kali Anda dengar pemupukan berimbang, sebetulnya yang tepat adalah pemupukan rasional," kata Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia, Nugroho Christijanto, saat ditemui di Jakarta, Rabu (28/9).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PT PUPUK INDONESIA (PERSERO) (@pt.pupukindonesia)

Ia mengatakan, efektivitas dan efisiensi penggunaan pupuk menjadi salah satu dari empat isu besar industri pupuk nasional ke depan. Selain soal pertanian presisi, pengembangan pupuk hayati, dan keberlanjutan industri.

Menurutnya, akibat pemborosan penggunaan pupuk kimia, dampak negatif pada lingkungan akan terasa bagi petani itu sendiri. Pada beberapa kasus, penggunaan pupuk berlebihan mendorong munculnya emisi gas rumah kaca yang merusak lingkungan.

Nugroho mencatat, salah satu contoh riil pada penggunaan pupuk urea yang masih belum efisien. "Jadi, kalau tanaman butuh satu, jangan dikasih dua. Ini kemudian berpotensi merusak lingkungan," kata dia.

Kendati demikian, ia tak menampik pendampingan kepada petani menjadi tantangan tersendiri bagi Pupuk Indonesia. Edukasi dan pendampingan kepada petani dalam menggunakan pupuk terus dilakukan untuk mengubah kebiasaan petani. Namun, di sisi lain, perseroan juga dihadapkan pada tuntutan untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga pupuk bagi petani.

Pupuk Indonesia bersama Institute Fertilizer Research Institute (IFRI) dan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) telah meneken kerja sama untuk menyusun peta jalan riset Klaster Pupuk untuk 10 tahun ke depan. Salah satunya, untuk dapat menemukan inovasi pupuk yang lebih ramah lingkungan namun dengan biaya yang tetap terjangkau.

 
 
Kami berharap kolaborasi dengan BRIN dapat mengakselerasi skenario research to industry yang memberikan manfaat ekonomi bagi industri, lingkungan, dan sosial.
 
 

"Ini isu yang penting dan harus digarap secara selaras. Tidak ada artinya pupuk bagus, tapi tidak terjangkau. Tapi, tidak juga untuk petani semua harus murah, petani kita juga cukup rasional," ujar dia.

Nugroho menyampaikan, ketersediaan dan keterjangkauan penyediaan pangan saat ini menuntut sistem pangan yang berkelanjutan. Pertanian berkelanjutan mencakup tiga pilar, yakni ekonomi, sosial, dan lingkungan.  

"Prinsip pertanian keberlanjutan berarti kita memenuhi kebutuhan pangan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri," kata dia.

Pupuk Indonesia juga memiliki tiga prinsip utama dalam riset dan pengembangan, yaitu peningkatan profit, perbaikan produktivitas, serta maju dalam hal keberlanjutan lingkungan. Harapannya, riset yang dilakukan berdampak signifikan pada bisnis.

"Kami berharap kolaborasi dengan BRIN, yang merupakan lembaga riset pemerintah yang terintegrasi, dapat mengakselerasi skenario research to industry yang memberikan manfaat ekonomi bagi industri, lingkungan, dan sosial," ungkap Nugroho.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BRIN Indonesia (@brin_indonesia)

Asisten Deputi Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN, Muhammad Rizal Kamal, meminta agar riset dan inovasi yang dilalukan oleh Pupuk Indonesia bersama para mitranya bisa menghasilkan produk yang dekat dengan pasar.

Ancaman-ancaman terhadap ketersediaan bahan baku pupuk ke depan juga perlu menjadi perhatian perusahaan dan akademisi untuk menyiapkan alternatif pupuk ramah lingkungan.

"Walaupun penelitian yang dilakukan ini 10 tahun ke depan, kita harap satu sampai lima tahun ke depan sudah ada hasil-hasil riset yang bisa diangkat dan direalisasikan," ujar dia.

Mengenang KH Zainuddin MZ: Amplop Kosong dan Sepeda Ontel

Setelah tiba di rumah dan amplop itu disobek, ternyata tak ada isinya sepeser pun

SELENGKAPNYA

Transformasi Cuap-cuap Jadi Cuan

Hadirnya fitur live shopping adalah game changer dalam dunia belanja daring. 

SELENGKAPNYA

Saat Jenderal Jadi Tumbal

TNI-AD telah kehilangan putra-putra terbaiknya di pagi buta awal Oktober 1965.

SELENGKAPNYA