Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) | AP Photo/Amr Nabil, File

Internasional

MBS Jadi Perdana Menteri Saudi

Secara perlahan tapi pasti, terjadi peralihan kekuasaan di Kerajaan Saudi.  

RIYADH -- Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz (86 tahun) menunjuk Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) sebagai perdana menteri (PM) Saudi, Selasa (27/9). Sementara putra kedua raja, Pangeran Khalid bin Salman, menjadi menteri pertahanan.

"Berdasarkan perintah Raja, Yang Mulia Putra Mahkota sudah memimpin lembaga eksekutif utama negara sehari-hari dan peran barunya sebagai PM termasuk konteks itu," kata seorang pejabat yang tidak bersedia disebutkan namanya. Sang pejabat mengatakan, dalam sejarah, pendelegasian tugas sudah terjadi beberapa kali di Arab Saudi.

MBS yang berusia 37 tahun sudah menjadi penguasa de facto Saudi sejak ia menjadi putra mahkota. Laman Aljazirah menyebutkan, penunjukan MBS sebagai PM mengukuhkan secara resmi perannya sebagai pemimpin Saudi. Sebelumnya, MBS telah memegang kekuasaan di sejumlah pos penting, termasuk ekonomi, pertahanan, minyak, dan keamanan dalam negeri.

Biasanya, jabatan PM dirangkap oleh raja. Raja Salman telah memegang posisi PM sejak ia naik tahta pada 2015. Kini, dengan penunjukkan MBS sebagai PM, maka secara perlahan tapi pasti terjadi peralihan kekuasaan di Kerajaan Saudi.  MBS mewakili raja dalam kunjungan luar negeri dan mengetuai pertemuan-pertemuan Arab Saudi.

Dekret kerajaan kali ini tidak menyebutkan alasan di balik penunjukan MBS. Raja Salman pernah dirawat di rumah sakit beberapa kali karena berbagai masalah kesehatan. Pada Mei misalnya, Raja Salman berada di rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan sejumlah perawatan.

Kantor berita Saudi, SPA, melaporkan bahwa Raja Salman sebagai kepala negara, akan tetap memimpin rapat kabinet rutin. Usai dekret diumumkan, stasiun televisi Pemerintah Arab Saudi menayangkan siaran Raja Salman sedang memimpin rapat kabinet pekanan.

Adik laki-laki MBS, Pangeran Khalid bin Salman sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri pertahanan. Menurut SPA, MBS mengatakan, kemandirian industri militer Arab Saudi naik dari 2 menjadi 15 persen. Target 50 persen diharapkan tercapai di bawah kepemimpinan menteri pertahanan yang baru.

Laporan SPA juga menyebutkan, perombakan kabinet yang diumumkan lewat dekret kerajaan ini mempertahankan Pangeran Abdulaziz bin Salman sebagai menteri energi. Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, Menteri Keuangan Mohammed al-Jadaan dan Menteri Investasi Khalid al Falih juga tetap berada di posisinya selama ini.

Visi 2030

Pada April 2016, MBS memperkenalkan Visi 2030, yaitu visi masa depan Saudi. Tujuannya adalah menjadikan Saudi sebagai jantung Arab dan dunia Islam, penggerak investasi, dan hub yang menghubungkan tiga benua.

Inisiatif ini dilakukan melalui diversifikasi dan swastanisasi ekonomi, serta mengurangi ketergantungan Saudi pada produksi minyak. Pada 2030, Saudi ditargetkan untuk memiliki sistem e-government. MBS juga mengizinkan perempuan mengendarai mobil dan membatasi kekuasaan ulama.

Sebelumnya, MBS menduduki kursi menteri pertahanan. Langkahnya yang paling diingat adalah memimpin operasi koalisi bernama sandi Operation Decisive Storm di Yaman. Operasi yang diluncurkan 2015 ini itu melawan Houthi, kelompok pemberontak Yaman yang dekat dengan Iran. MBS juga menjalankan kebijakan luar negeri yang agresif untuk menangkis pengaruh Iran di kawasan.

Namun, reformasinya diikuti dengan tindakan keras terhadap para kritikus. Banyak aktivis, anggota keluarga kerajaan, aktivis hak perempuan dan pengusaha dipenjara. 

MBS juga dikaitkan dengan pembunuhan wartawan Saudi yang bekerja di Washington Post, Jamal Khashoggi, pada 2018. Pada 2019, MBS mengaku ia mengambil tanggung jawab penuh atas pembunuhan itu, karena pembunuhan terjadi di bawah wewenang pengawasannya. Namun, ia menyangkal bahwa ia yang memerintahkan pembunuhan.

Harga Ayam Hidup Masih di Bawah Biaya Produksi

Kejatuhan harga ayam potong akibat pasokan yang masih menumpuk di kandang peternakan.

SELENGKAPNYA

LPS Waspadai Perlambatan Pertumbuhan DPK

Kenaikan suku bunga deposito akan terbatas karena kondisi likuiditas relatif baik.

SELENGKAPNYA

Cokelat Kembali Melekat

Setelah 12 tahun berpisah, momen bersama kembali bukan hal mudah bagi Cokelat

SELENGKAPNYA