Es Podeng | republika/prayogi

Kuliner

Pelepas Dahaga Saat Udara Panas

Manis dan dinginnya minuman es cocok dikonsumsi bersama makanan yang berkuah dan pedas.

OLEH DESY SUSILAWATI

Saat cuaca panas terik di tengah hari, yang dirasakan paling nikmat adalah menyeruput es yang manis menyegarkan. Tak heran jika saat musim panas, banyak jenis es dan minuman dingin yang dijajakan di pasaran, baik dalam menu tradisional maupun jenis yang kekinian. 

Es tradisional yang wajib kalian coba adalah es podeng, es pisang ijo, es durian, es cendol, es tebu, es doger, dan lainnya. Untuk es kekinian, biasanya disukai anak muda, di antaranya es kopi susu, es milk tea dengan pugasan boba, dan jenis lainnya. 

Salah satu es tradisional yang mungkin kalian pernah cicipi adalah es podeng. Pemilik Es Podeng Daplun, Mustafik, menjelaskan, es podeng itu adalah es puter. Ini adalah es krim tradisional yang berasal dari Pemalang, Jawa Tengah. Es itu ditambahkan berbagai isian, seperti cendol merah, roti tawar dipotong dadu, ketan hitam, susu kental manis vanila, kacang sangrai, cokelat meses, dan susu kental manis cokelat. 

Es Podeng Daplun juga memadukan buah untuk pugasannya, seperti alpukat. Dalam acara tertentu, seperti acara kuliner di pusat perbelanjaan, mereka kadang-kadang menyediakan pugasan nangka atau durian. Rasa manis dari es ini tidak berlebihan sehingga tidak membuat cepat mual. Selain itu, teksturnya lembut beraroma vanila. 

photo
Es Pisang Ijo - (Republika / Tahta Aidilla)

Hal inilah yang membuat pelanggan Mustafik menyukainya. Menurut dia, manis dan dinginnya es podeng ini cocok dikonsumsi bersama makanan yang berkuah dan pedas, seperti bakso. Perpaduan keduanya akan menghasilkan sensasi luar biasa.

Soal es ini, dia menyebutkan bahwa jenis esnya berbeda dengan es doger. Untuk es doger terbut dari es batu serut dicampur dengan tapai singkong lembut. Sedangkan, es podeng mirip es krim buatan tradisional. "Baik es podeng maupun es doger, enaknya dinikmati sebagai penutup ataupun sebagai menu pembuka." 

Mustafik mengungkapkan, dia menjual dagangannya sejak 2019. Dia sebenarnya sudah menekuni membuat es podeng secara turun-menurun dari orang tuanya sejak 1980-an. Hanya saat itu dia tak memakai merek. Asal kata nama Daplun adalah tokoh fiktif dari daerah ngapak, seperti Cepot dari Jawa Barat. 

Saat ini ia menjajakan es podengnya di Gading Serpong Sektor 1B, Tangerang. "Yang lebih penting lagi di kemasan pakai logo untuk identitas produk, yang selama ini kebanyakan es podeng lain itu polos," ujarnya.

Es Podeng Daplun hadir dengan berbagai varian, mulai dari original, nangka, durian yang ada hanya di event-event tertentu terutama di mal. "Lebih banyak pembeli es podeng itu dewasa. Sebenarnya untuk semua usia."

photo
Hidangan es pisang ijo yang dijual di Pasar Takjil Bendungan Hilir, Jakarta, Senin (4/4/2022). Pasar Takjil yang dibuka hanya saat bulan Ramadhan tersebut ramai dikunjungi warga yang ingin membeli makanan dan minuman sebagai menu berbuka puasa.  - (Republika/Putra M. Akbar)

Menu Es dengan Tambahan Buah

Sajian berupa minuman es tak melulu dalam bentuk cairan berwarna yang rasanya manis. Banyak pula minuman es yang rasanya manis, gurih, dan disertai buah-buahan. Contohnya saja es pisang ijo khas Makassar, Sulawesi Selatan. Setiap acara di Makassar, es pisang ijo selalu disajikan. 

Salah satu es pisang ijo yang wajib Anda coba adalah Es Pisang Ijo Payjo. Es pisang ijo ini rasanya enak, gurihnya sumsum berpadu dengan manisnya sirup merah dan susu, ditambah lembutnya pisang berbalut kulit hijaunya yang nikmat. Dinginnya es menambah sensasi segar dalam mengonsumsi es pisang ijo sehingga pas dikonsumsi saat cuaca panas. 

Kulit hijau dari pisang hijau itu terbuat dari tepung terigu, tepung beras, pewarna makanan, gula, dan vanili. Semua bahan ini dicampurkan jadi satu kemudian didadar. Setelah itu, barulah kulit hijau ini dibalutkan pada pisang dan dikukus. Pada esnya ini, mereka tidak menggunakan santan tuang. Karena santan sudah termasuk di dalam adonan kulit pisang ijo dan sumsum. 

Pemilik Es Pisang Ijo Payjo Anggi Pardian mengatakan, dia memulai usahanya sejak 2021. Mereka menyediakan rasa orisinal, tapi ada pula rasa lain, yaitu gula merah yang berpadu dengan santan. Rupanya dia menambahkan pugasan untuk es pisang ijonya, yaitu oreo, meses, kacang, cokelat scrumble, keju, duren, dan nangka.

photo
Es Durian Sakinah - (Republika/Agung Fatma Putra)

Es Pisang Ijo Payjo menyediakan sumsum dengan rasa gurih agar dapat menyatu dengan sirup dan rasa pisang yang manis. "Es pisang ijo bergantung pada resep masing-masing outlet. Ada es pisang ijo yang sumsumnya manis, ada pula yang gurih," ujar Anggi. Es pisang ijo miliknya dibuat tanpa bahan pengawet karena itu cocok untuk semua usia. 

Jenis es lainnya adalah es durian. Menurut pemilik Es Durian Iko Gantinyo Andreas Abdi Kurniawan, peminat es durian selalu banyak dari tahun ke tahun. Ini terbukti dari bertahannya usaha es durian Iko Gantinyo. Iko Gantinyo ini memiliki arti 'ini gantinya'. Sejarahnya karena pada 1986 sudah jualan es durian.

Es ini berasal dari Padang sejak 23 Maret 1986. Kemudian tahun 2013 buka cabang di Gading Serpong hingga saat ini. Durian dikirim dari Sumatra Barat karena memiliki keunggulan rasa yang lebih enak. 

Adapun jenis es durian Iko Gantinyo, ada yang original, ada yang dengan tambahan es krim seperti vanila. Es durian Iko Gantinyo ini berisi tebak (semacam cendol berwarna putih khas Sumatra). Rasanya mirip cendol. Kegurihan ini dipadankan dengan durian manis dan diberi topping cokelat. "Es durian cocok dikonsumsi kapan saja," kata Andreas.

Mengungkap Nasihat Mao Kepada Aidit

Selain menguak soal peranan Mao Tse-tung, Fic dalam buku ini juga berani membuka misteri di Halim Perdana Kusuma pada 1 Oktober 1965.

SELENGKAPNYA

Toleransi yang Sebenarnya

Tak satu pun ayat yang mengandung ujaran kebencian terhadap agama Yahudi dan Nasrani.

SELENGKAPNYA

Pengobatan THT Warisan Peradaban Islam

Pengobatan gangguan THT merupakan kontribusi besar dunia Islam bagi peradaban manusia hingga saat ini

SELENGKAPNYA