Pengrajin menyelesaikan pembuatan batik khas Riau dalam Forum Kapasitas Nasional II 2022 yang digelar 27-28 Juli di JCC, Jakarta, Kamis (28/7/2022). | Tahta Aidilla/Republika

Halaman 15

UMKM Kontributor PDB Nasional 

Kemenkop dan UKM menargetkan kontribusi UMKM terhadap PDB sebesar 63 persen pada 2022.

OLEH NOVITA INTAN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi kemajuan bangsa merupakan keniscayaan. Bagi Indonesia, UMKM merupakan sendi utama perekonomian. 

Ketika berpidato di side event G-20 yang membahas soal UMKM, Presiden Jokowi menyebut, G-20 harus terus mendorong penguatan peran UMKM melalui sejumlah aksi nyata. "Pertama, meningkatkan inklusi keuangan UMKM. Inklusi keuangan adalah prioritas Indonesia. Indeks keuangan inklusif kami telah mencapai 81 persen dan kami targetkan mencapai 90 persen pada 2024," kata Presiden Jokowi, beberapa waktu lalu.

Aksi nyata kedua, yakni mendukung transformasi ekonomi UMKM. Menurut Presiden Jokowi, digitalisasi merupakan key enabler. Lokapasar atau e-commerce menjadi salah satu penggerak ekonomi Indonesia pada masa pandemi.

Presiden Jokowi menyebutkan, keberpihakan G-20 harus nyata bagi digitalisasi UMKM. Dukungan tersebut berupa pembangunan infrastruktur digital dan kerja sama teknologi, perluasan konektivitas digital secara inklusif, serta meningkatkan literasi digital pelaku UMKM.

"Transformasi UMKM akan semakin kuat apabila didukung berbagai kebijakan strategis tersebut. Kami di Indonesia terus lakukan berbagai upaya mendukung UMKM, seperti kemitraan BUMN dengan UMKM, kemudahan izin usaha, dukungan inkubasi bisnis, penguatan koperasi, dan lainnya," kata Presiden Jokowi.

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan, tahun ini menjadi momentum yang tepat bagi UMKM bangkit dari pandemi Covid-19. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memastikan, UMKM sudah siap bangkit dari pandemi Covid-19 pada tahun ini.

“Pelonggaran kebijakan dari pemerintah terkait protokol kesehatan diharapkan semakin mendorong UMKM dapat berkembang secara kreatif, inovatif, dan berkelanjutan,” kata Teten seperti dilansir dari laman resmi Kemenkop UKMM, beberapa waktu lalu.

Menurut Teten, pelaku UMKM memerlukan skema, kebiasaan, dan strategi baru setelah pandemi berubah menjadi endemi. Hal ini mengingat UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Boleh dibilang sektor UMKM merupakan perisai yang bisa menghadapi ketika terjadi tekanan ataupun resesi ekonomi.

Teten mengatakan, berdasarkan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2024 bidang koperasi, UMKM, dan kewirausahaan, kontribusi UMKM diharapkan mencapai  65 persen terhadap PDB. 

Data Kementerian Koperasi dan UKM menyebut, jumlah sektor bisnis UMKM di Indonesia pada 2021 mencapai 64,19 juta dengan partisipasi terhadap PDB sebesar 61,07 persen atau senilai Rp 8,6 triliun. Teten menargetkan kontribusi UMKM terhadap PDB menjadi 63 persen pada 2022.

photo
Barista menyeduh kopi Semendo dari Sumatera Selatan pada gelaran Karya Kreatif Indonesia 2022 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (26/5/2022). Bank Indonesia (BI) menggelar Karya Kreatif Indonesia 2022 dengan memamerkan produk-produk unggulan UMKM binaan dan mitra BI yang bertujuan meningkatkan kualitas produk UMKM di Indonesia sehingga dapat menembus pasar internasional. - ( ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Sektor UMKM juga mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada serta dapat menghimpun sampai 60,42 persen dari total investasi di Indonesia. Menurut data nasional, jumlah pelaku UMKM pun mencapai 99 persen dari total usaha di Indonesia. 

 Teten menyatakan, masih ada pekerjaan rumah (PR) besar dalam pengembangan UMKM. PR dimaksud, yakni mendorong UMKM masuk ekosistem digital atau go digital. Pemerintah menargetkan, sebanyak 30 juta UMKM sudah go digital pada 2024. Hanya, per Mei, pelaku UMKM yang masuk ekosistem digital baru 19 juta.

Meski demikian, kata Teten, angka tersebut sudah naik sekitar 130 persen sejak pandemi. "Jadi, pandemi ini kemudian dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk bertransformasi dari offline ke online, yang kemudian membuat UMKM bisa survive,” kata Teten.

Teten melanjutkan, secara agregat total omzet UMKM yang telah masuk ekosistem digital selama ini hampir Rp 600 triliun. Menurut Teten, jika dikasih pendampingan, pembiayaan terus-menerus, serta akses pasar, UMKM bisa tumbuh. Apalagi, sekarang 40 persen belanja pemerintah diarahkan agar diserap UMKM.

photo
Penjual menata kerajinan yang dijual di salah satu UMKM di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (28/7/2022). - ( ANTARA FOTO/Arnas Padda/YU)

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aida S Budiman menambahkan, di tengah ketidakpastian global, peran UMKM perlu dipastikan. Maka, bank sentral mengangkat tiga kata kunci, yakni sinergi, globalisasi, dan kolaborasi. Ia pun setuju melalui digitalisasi, UMKM nasional bisa terangkat. "Kita terus berkomitmen memastikan UMKM maju dan terjadi pemulihan ekonomi, termasuk di DKI Jakarta," kata Aida.

Aida menyebutkan, BI memiliki tiga pilar, pertama membentuk korporatisasi, kedua meningkatkan kapasitas, serta ketiga memastikan pembiayaan. Aida berharap, UMKM Indonesia semakin kreatif, inovatif, sekaligus bisa menjadi lokomotif perekonomian nasional. 

Asisten Deputi Kemitraan dan Perluasan Pasar KemenKop dan UKM Pixy mengatakan, pelaku UMKM yang sudah melakukan transformsi digital mencapai 18,5 juta atau 97,3 persen dari target UMKM go digital pada 2022. Pixy menilai capaian ini mencerminkan akselerasi pemulihan ekonomi yang terus berlangsung dan semakin kuatnya sinergi serta kolaborasi pemerintah bersama kementerian dan lembaga untuk terus mendukung UMKM.

Pixy optimistis target pemerintah agar UMKM yang melakukan transformasi digital mencapai 30 juta pada 2023 dapat tercapai. Pasalnya, pemerintah terus berupaya memberikan pelatihan digitalisasi UMKM dan memberikan stimulus melalui berbagai program, seperti Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GernsBBI). "Saya optimistis bersama kementerian dan lembaga dengan sinergi dan kolaborasi makin lama makin baik dapat tercapai. Dengan Gernas BBI sudah berjalan dan ini tahun ketiga sejak dimulai tahun 2020 akselerasinya semakin meningkat," kata Pixy.

Menteri BUMN Erick Thohir menekankan sinergi antara Kemenkop UKM dan Kementerian BUMN akan terus dilakukan secara maksimal. BUMN, dia melanjutkan, memiliki tiga tugas dari sisi pembiayaan, pendampingan, dan membuka akses pasar untuk UMKM. "BUMN sebetulnya tugasnya ada tiga, yakni pembiayaan, pendampingan, dan membuka akses pasar. Namun, kita tidak mungkin membuka akses pasar sendiri tanpa dukungan kementerian lain. Jadi, perlu sinergi," kata Erick. 

Komitmen lain yang dilakukan Kementerian BUMN juga terlihat dalam program Pasar Digital atau PaDi UMKM untuk menindaklanjuti tender di bawah Rp 400 juta harus dipenuhi oleh UMKM.  Erick menyebutkan, saat ini sudah terdapat 15 ribu lebih UMKM tergabung dalam PaDi UMKM dengan transaksi senilai Rp 20 triliun. 

Erick juga bertekad agar produk UMKM dari seluruh Indonesia akan tersedia di Metanesia, ekosistem metaverse besutan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Dengan demikian, isi Metanesia bukan hanya produk-produk unik BUMN. "Saya berharap tak hanya produk-produk unik khas BUMN yang akan tersedia melalui Metanesia, juga produk-produk UMKM seluruh Indonesia. Mari bergabung di dunia Metanesia!" kata Erick. N ed: citra listya rini

IKHTISAR

Sekitar 99,9 persen usaha di Indonesia merupakan UMKM.

Sektor UMKM juga mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja. 

Sektor UMKM menghimpun 60,42 persen dari total investasi di Indonesia.

Target kontribusi UMKM terhadap PDB sebesar 63 persen pada 2022.

Kontribusi UMKM ke PDB

Prosentase    Tahun

57,08               2017

60,34              2018

60,00              2019

60,16              2020

61,07               2021

Sumber: Kemenkop dan UKM

 

Pemerintah Bantu UMKM Bertahan 

 

Kementerian Koperasi dan UKM telah menancapkan fondasi ekosistem usaha yang adaptif sejak pandemi Covid-19 mendunia. Saat ini koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) siap memasuki fase pemulihan transformatif (transformatif recovery). 

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, fase pemulihan transformatif merupakan tahap kebangkitan koperasi dan UMKM bermodalkan lima fondasi adaptasi yang telah disiapkan pada tahun ini. Menurut dia, pemulihan transformatif pada 2022 dapat diwujudkan mengingat Indonesia memiliki populasi anak muda (generasi milenial, generasi Z, dan generasi post gen Z) mencapai 64,69 persen dari total 270,20 juta jiwa penduduk. 

Teten menyebut, dalam fase pemulihan transformatif ada tiga agenda. Pertama, sebanyak 70 persen program Kemenkop dan UKM akan menyasar langsung pelaku UMKM dan koperasi anak muda, perempuan, dan fokus mendukung pengembangan usaha ramah lingkungan. 

photo
Perajin membatik di selembar kain dalam acara Peresmian BSI UMKM Center Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/7/2022). BSI UMKM Center Surabaya ini merupakan salah satu upaya BSI dalam membentuk ekosistem UMKM yang unggul dan berkualitas, sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha. - (Prayogi/Republika.)

Kedua, mendorong pembiayaan UMKM dan koperasi bergeser dari sektor perdagangan ke sektor riil. Transformatif ketiga, menargetkan sedikitnya 30 persen dari total UMKM sudah masuk ke dalam ekosistem digital, yakni 20 juta UMKM pada 2022. "Melalui ketiga agenda pemulihan transformatif tersebut, target Kemenkop dan UKM pada 2022 bisa terpenuhi," kata Teten.

Teknologi terbukti mampu mendongkrak pamor sektor UMKM. Bantuan teknologi bahkan membuat sektor ini cukup kebal dengan pandemi Covid-19. Terbukti, merujuk data diperoleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), dari sebanyak 12,5 persen UMKM Indonesia yang sudah menerapkan strategi jualan online pada saat pandemi Covid-19 pada 2020-2021, seluruhnya tidak terkena dampak ekonomi. Bahkan, sebesar 27,6 persen di antaranya menunjukkan peningkatan penjualan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pelaku UMKM merupakan critical engine bagi perekonomian Indonesia. “Dalam menjaga momentum pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM, pemerintah melakukan strategi pengembangan UMKM yang disertai dengan peningkatan akses pembiayaan UMKM,” kata Airlangga.

Guna mendukung akses pembiayaan bagi UMKM, Airlangga mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta porsi kredit UMKM terhadap kredit perbankan dapat ditingkatkan minimal 30 persen pada 2024. Menurut dia, program pembiayaan kredit usaha rakyat atau KUR telah dilakukan pemerintah dan berperan dalam meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM.

Airlangga menyebutkan, saat ini share credit UMKM masih rendah, 18 persen, karena terbatasnya akses pembiayaan terhadap UMKM berpotensi menghambat pengembangan dan penciptaan usaha baru di UMKM sehingga penciptaan lapangan kerja menjadi terbatas. Selain memberikan subsidi bunga KUR 3 persen, Airlangga mengatakan, pemerintah juga meningkatkan plafon KUR pada 2022 sebesar Rp 373,17 triliun atau bertambah 30 persen dari 2021 yang sebesar Rp 285 triliun.

“Realisasi KUR diharapkan dapat menggairahkan aktivitas UMKM dan mendorong pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Airlangga.

Sektor perbankan pun terus memacu penyaluran KUR seiring dengan semakin pulihnya kondisi ekonomi. Penyaluran ke sektor produksi juga semakin meningkat dari bulan ke bulan. Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menyatakan, KUR tumbuh secara signifikan pada semester I 2022.  Anggota Himbara, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, mencatat penyaluran KUR sebesar Rp 20,64 triliun pada semester I 2022 yang disalurkan kepada 192.657 debitur. 

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, angka tersebut meningkat 4,88 persen dibandingkan penyaluran KUR pada Juni 2021 sebesar Rp 19,68 triliun. “Target penyaluran KUR Bank Mandiri 2022 sebesar Rp 40 triliun,” kata Rudi ketika dihubungi Republika.

photo
Seorang staf mengemas produk roti di salah satu rak pajang Onty Cake di Pekalongan, Kamis (4/8/2022). Onty Cake salah satu UMKM Tangguh Rumah BUMN Telkom terpilih, telah membuka cabang dan memproduksi beragam produk bakery, cake, pasta dan kukis. - (Republika/Yogi Ardhi)

Anggota Himbara lainnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, menyalurkan KUR sebesar Rp 17 triliun pada semester I 2022. Realisasi ini disalurkan kepada 150 ribu nasabah pelaku KUR. Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal mengatakan, perseroan berkomitmen mengembangkan UMKM, terutama melalui berbagai program pelatihan, pembiayaan, dan penyaluran KUR yang terus meningkat realisasinya. 

BNI sebagai bagian dari Himbara juga mendapatkan mandat untuk menjadi bank global Indonesia, yang diterjemahkan oleh salah satu program BNI, yaitu BNI Xpora. Ada tiga nilai yang diusung, yaitu go productive, go digital, dan go global. “Dengan tiga nilai tersebut BNI mendorong UMKM dapat meningkatkan kapabilitas, mendapatkan akses pengetahuan digital, hingga memperluas pasar dan go international,” kata Muhammad.

Kementerian BUMN menyampaikan telah memberi dukungan kepada pelaku UMKM melalui lima aspek. Hal itu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan usaha rakyat demi menopang ekonomi Indonesia.

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting mengatakan, dukungan pertama yang diberikan oleh Kementerian BUMN untuk melakukan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan agar UMKM naik kelas.  "Kementerian BUMN bersama BUMN-nya sangat dekat dengan UMKM. Kami mendukung UMKM melalui lima area,” kata Loto.

Menurut Loto, selama ini pelaku usaha kelas mikro memiliki banyak keterbatasan dibandingkan pelaku usaha yang kelasnya lebih tinggi. "Kami ingin mendorong supaya UMKM naik kelas dari mikro ke kecil, dari kecil ke menengah, dan menengah ke kelas besar," kata Loto.

photo
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) mencoba Virtual Reality (VR) saat menghadiri Digiland 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (31/7/2022). Festival musik, seni, kuliner dan pameran teknologi bertajuk Digiland tersebut diselenggarakan dalam rangka merayakan HUT ke-57 Telkom. - (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Selain itu, BUMN juga membentuk keberpihakan sebagai offtaker atau pembeli produk UMKM. Kementerian BUMN juga banyak melakukan kurasi maupun mendukung pemasaran produk UMKM, baik secara offline maupun online. Hal ini dinilai sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM dan menjadi salah satu bentuk dukungan kepada UMKM. 

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, situasi pasar ekspor terhadap UMKM terhadap pasar ekspor hanya 18 persen, tapi pemerintah bisa memberikan intelijen pasar. “Pasar ekspor yang masih bisa dimasukkan pelaku UMKM termasuk mendorong cross border transaksi platform e-commerce, sehingga UMKM bisa masuk ke negara yang potensi melalui digitalisasi,” kata Bhima.

Kemudian pembiayaan, masalah UMKM, yakni platform KUR, masih terlalu kecil jadi disarankan platform KUR lebih ditingkatkan. Kemudian sektor usaha yang produktif antara lain industri pengolahan, pertanian, mungkin porsi KUR bisa diperbesar. Apalagi saat ini ada isu pangan sehingga perlu juga mendorong UMKM sektor pertanian. 

Usulan lainnya sebenarnya ada program pengadaan barang atau jasa 30 persen dari UMKM dari produk lokal. Inilah yang harus dipersiapkan UMKM seperti sertifikasi, perizinan, dan syarat administrasi. 

Di G-20, Tantangan Indonesia tak Main-Main 

Persaingan strategis AS-Cina di Indo-Pasifik saat ini mungkin yang paling sengit sejak ASEAN dibentuk pada 1967.

SELENGKAPNYA

Waspada, Krisis Pangan di Depan Mata

Produktivitas pangan berbanding lurus dengan kesejahteraan petani dan peternak.

SELENGKAPNYA

Risiko Resesi Indonesia Kecil

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia lebih baik dibandingkan negara lain, bahkan di antara negara G-20.

SELENGKAPNYA