Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga (kanan) bersama staf memperlihatkan sejumlah barang bukti kasus-kasus perjudian saat ekspos pemberantasan judi di Mapolda Banten, di Serang, Jumat (12/8/2022). | ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/rwa.

Kabar Utama

Penindakan Judi Gencar di Berbagai Daerah

Penjualan chip sebagai sarana permainan judi sangat mudah ditemukan.

PADANG – Aparat kepolisian di berbagai daerah gencar melakukan penindakan terhadap judi online (daring) maupun offline (luring) dalam sepekan terakhir. Beberapa kepolisian daerah (polda) merilis penangkapan terhadap pelaku hingga aksi penggerebekan di suatu lokasi yang disebut menjadi ‘markas’ pengendali perjudian.

Kapolda Sumatra Barat Irjen Teddy Minahasa mengatakan, sejak 1 Agustus 2022 telah memberi perintah kepada seluruh polres hingga polsek di wilayah hukum Polda Sumbar untuk menegakkan hukum sekeras-kerasnya terhadap praktik perjudian. Dia berjanji tak akan melindungi siapapun yang terlibat, termasuk jika ada aparat yang menjadi beking.

“Saya tidak akan menoleransi meskipun itu anak buah saya sendiri dan akan ditindak tegas,” kata Teddy di Padang, Sabtu (14/8).

Teddy meminta jajarannya tidak berhenti menyisir dan membabat habis seluruh perjudian di Sumbar, baik daring maupun luring. Dari kasus yang sudah terungkap itu, dia meminta untuk terus dikembangkan guna memberantas perjudian hingga ke akar, khususnya para bandar besar.

“Ingatlah, judi hanya menguntungkan bandar saja, tidak ada judi yang menguntungkan pemain. Kami berharap peran serta dari rekan media untuk menyuarakan bahwa Polda Sumbar menyatakan perang terhadap perjudian,” ujar Teddy.

photo
Anggota Polisi mengawasi sejumlah tersangka dan barang bukti kasus-kasus perjudian saat ekspos pemberantasan judi di Mapolda Banten, di Serang, Jumat (12/8/2022). Polda Banten berhasil menangkap 24 bandar dan pemain judi beserta barang bukti 20 unit ponsel yang digunakan untuk mengakses situs judi online serta uang sebesar Rp 8,3 juta. - (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/rwa.)

Sejak perintah berantas judi di Sumbar pada 1 Agustus, tercatat sebanyak 74 kasus yang telah diungkap Polda Sumbar. Dari puluhan kasus yang telah diungkap ini, kasus judi yang paling banyak adalah toto gelap (togel) online dan kartu remi. Polda tak menjelaskan secara detail, apakah di dalamnya ada bandar besar yang 'disikat’.

Dari penelusuran Republika di Sumbar dan beberapa daerah seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah, permainan daring yang marak digunakan masyarakat sebagai objek judi saat ini yakni Higgs Domino Island. Masyarakat bisa dengan sangat mudah mengakses aplikasi itu.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tak memasukkan aplikasi itu dalam 15 aplikasi atau situs yang diblokir beberapa waktu lalu. Jual beli chip sebagai sarana untuk bertaruh pun sangat mudah.

Selain sesama pemain bisa membeli maupun menjual chip hasil permainannya, para penjual chip pun bisa dengan sangat mudah ditemukan. Saat Republika mencoba mencarinya di google map dengan kata kunci 'penjual chip’, 'penjual slot’, dan frasa lain yang sejenis, muncul titik-titik lokasi penjual.

Untuk 1B chip, dijual antara Rp 55 ribu hingga Rp 65 ribu. Para penjual mendapatkan chip dari membeli kepada pemain yang menang dalam permainan. Untuk 1B, penjual mengambil keuntungan Rp 5.000. Dalam sehari, mereka mampu menjual 20B hingga 50B.

Dari hasil pendalaman yang dilakukan Republika, rata-rata semua pemain pernah menang, meski jumlah kekalahan jika diakumulasi selalu lebih besar dari kemenangan. Tak jarang di antara para pemain sampai menggadaikan barangnya karena kecanduan bermain.

Selain di Sumbar, Polda Metro Jaya juga membongkar kasus judi daring dan mengamankan 78 orang. Pengungkapan kasus judi daring pada Jumat (12/8) dini hari dilakukan di Rukan Exclusive Blok E nomor 39A Bukit Golf Mediterania, Jalan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis mengatakan, penyidik telah menyiapkan pasal persangkaan dalam kasus ini. Mereka diduga telah melakukan dugaan tindak pidana perjudian melalui media elektronik dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU,” ujar Aulia.

Sementara Polda Sumatra Utara bersama Polres Kota Besar (Polrestabes) Medan, Polres Pelabuhan Belawan, dan Polresta Deli Serdang masih memburu bos judi daring terbesar di Sumut. Perjudian tersebut berlokasi di Kompleks Perumahan Cemara Asri Desa Medan Estate, Kabupaten Deli Serdang.

Lokasi itu telah digerebek polisi beberapa hari lalu. “Polda Sumut terus mencari bos judi online terbesar yang bernama ABK dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi.

Hadi mengatakan, Tim Jatanras dan Subdit Cyber Polda Sumut terus mendalami kasus judi daring di Perumahan Cemara Asri, termasuk pemiliknya yang terus dikejar hingga saat ini. Judi daring yang beroperasi di kompleks perumahan mewah itu bermodus tempat makanan yang menggunakan tujuh rumah toko (ruko). “Lokasi perjudian di Perumahan Cemara Asri itu merupakan yang terbesar di Sumut,” kata Hadi.

Menurut Hadi, hasil penyelidikan perjudian itu memiliki hingga 21 website dengan omset per hari mencapai Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. Hingga saat ini sudah ada enam saksi kasus judi daring di Perumahan Cemara Asri yang diperiksa oleh penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut.

photo
Pengguna sedang bermain game online berunsur judi di Padang, Rabu (3/8) - ( Febrian Fachri/Republika)

“Dalam kurun waktu sembilan hari sejak awal Agustus 2022, telah 48 kali melakukan penindakan perjudian,” katanya.

Ada 36 lokasi yang dilakukan penindakan dengan tujuh jenis perjudian dan disita barang bukti mesin judi jackpot, mesin judi tembak ikan, buku rekap togel, buku pesanan togel, tafsir mimpi, dan lainnya.

Kapolda Banten Irjen Rudi Heriyanto memerintahkan jajarannya untuk menyikat habis semua bentuk perjudian, baik judi daring maupun perjudian konvensional. Sejak awal Agustus sampai saat ini, Polda Banten dan jajaran telah mengungkap 10 kasus perjudian dengan 24 tersangka telah diamankan.

Dari pengungkapan itu, terdapat dua kasus dari Ditreskrimum Polda Banten, tiga kasus dari Polresta Tangerang, kemudian Polres Cilegon, Polres Pandeglang, Polresta Serang Kota, Polres Lebak, dan Polres Serang masing-masing satu kasus. “Website judi online yang digunakan para pelaku ini diantaranya www.dewatogel.com, LADANG TOTO 2, 98 TOTO, dan PAKONG 888,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Humas Polda Sumbar (humaspoldasumbar)

Blokir Judi

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dinilai bisa secara lebih efektif dalam melakukan pemblokiran terhadap situs ataupun aplikasi judi online (daring). Salah satu cara yang dinilai efektif, yakni memblokir IP server yang dijadikan host judi daring tersebut.

“Menurut informasi, alat blokir Kominfo kan tidak hanya memblokir berdasarkan alamat domain, tetapi sudah mampu memblokir berdasarkan IP,” kata pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, saat dihubungi, Ahad (14/8).

Alfons menilai, Kemenkominfo memang sudah seharusnya mencari cara yang lebih efektif dalam memberantas situs judi daring. Sebab, menurut dia, upaya pemerintah dalam mencegah judi daring dengan cara memblokir situs atau aplikasi resminya akan kurang efektif.

“Situs judi online ini memang selalu berubah setiap kali diblokir. Ada baiknya jika Kominfo memikirkan cara yang lebih efektif dalam memblokir situs ini,” kata Alfons.

photo
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate berbicara saat menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Rabu (3/8/2022). - (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Menkominfo Johnny G Plate sebelumnya menyatakan, Kemenkominfo telah melakukan pemblokiran terhadap situs judi daring. Sejak 2018 hingga 31 Juli 2022, menurut dia, Kemenkominfo melakukan pemutusan akses terhadap 552.645 konten judi yang ditemukan di berbagai platform di ruang digital. 

Sepanjang Januari-Juli 2022, lanjut Johnny, terdapat 12.300 situs judi daring yang diblokir. Dalam sehari, Johnny mengeklaim, sebanyak 410 situs judi daring yang diblokir. Namun, ia menerangkan, situs judi daring terus bermunculan yang terbaru setiap harinya.

Johnny mengajak masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga ruang digital Indonesia dari website atau situs perjudian daring. Jika masih menemukan situs bermuatan perjudian, Johnny meminta masyarakat mengadukan laporan ke Kemenkominfo.

“Kominfo juga menerima aduan dari masyarakat melalui aduankonten.id jika ada muatan perjudian di ranah daring, dan tentu akan segera mengambil tindakan tegas jika memang terverifikasi ada unsur perjudian,” ujar Johnny.

Johnny memastikan, Kemenkominfo akan menindaklanjuti aduan masyarakat dengan memverifikasi situs ataupun aplikasi yang terindikasi memfasilitasi perjudian. Selain itu, dia mengatakan, Kemenkominfo terus memonitor, mengevaluasi, dan memverifikasi terhadap seluruh sistem elektronik dan/atau situs perjudian daring melalui patroli siber, yang dilakukan 24 jam sehari atau tanpa henti.

Politikus Nasdem ini mengatakan, Kemenkominfo tidak akan memberi ruang bagi situs ataupun aplikasi perjudian. Dia mengeklaim, Kemenkominfo telah melakukan pemutusan akses terhadap 15 penyelenggara sistem elektronik (PSE) terdaftar, yang mengandung aktivitas perjudian pada Selasa (2/8) lalu.

Sebanyak 15 PSE tersebut adalah Domino Qiu Qiu, Topfun, Pop Domino, MVP Domino, Pop Poker, Let’s Domino Gaple QiuQiu Poker Game Online, Steve Domino QiuQiu Poker Slots Game Online, Higgs Slot Domino Gaple QiuQiu, Ludo Dream, Domino QiuQiu 99 Boyaa QQ KIU, Domino Gaple Boya QiuQiu Capsa, Poker Texas Boyaa, Poker Pro.id, Pop Big2, dan  Pop Gaple. 

Dalam aspek penindakan hukum, kini polda-polda di berbagai daerah menggencarkan penindakan. Sepanjang 2019 hingga 2021 lalu, jajaran Polda Jawa Tengah telah menindak setidaknya delapan kasus praktik perjudian daring, dari berbagai daerah di wilayah hukumnya. Berdasarkan data yang dihimpun dari Bidang Humas Polda Jateng, delapan kasus judi daring tersebut juga telah diproses hukumnya, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

photo
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto bersama Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Teddy Ristiawan (tengah) menyampaikan keterangan pers pengungkapan kasus tindak pidana bisnis judi online di Pekanbaru, Riau, Senin (18/10/2021). - (ANTARA FOTO/Rony Muharrman/rwa.)

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iqbal Alqudusy yang dikonfirmasi mengungkapkan, penindakan serta penangan kasus judi daring di Jawa Tengah telah dilakukan oleh Subdit V/Tindak Pidana Siber (Tipidsiber) Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah. Pada 2019, setidaknya ada tiga kasus judi daring yang kembali diungkap dan ditindak oleh jajaran Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah.

“Sedangkan pada 2020, lanjutnya, jajaran Polda Jawa Tengah kembali menindak tiga kasus judi online di wilayah hukum Polda Jawa Tengah,” kata Iqbal menjelaskan.

Dua kasus penindakan judi daring di Jawa Tengah, menurut Iqbal, dilakukan Subdit V/ Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah pada 2021. Masing-masing pada 29 Oktober 2021 dengan tempat kejadian perkara di wilayah Polsek Jebres, Polresta Surakarta serta pada 16 Desember 2021, dengan lokasi penindakan di Kelurahan Baki, Kecamatan Gentan, Kabupaten Sukoharjo.

Dalam penindakan yang dilakukan di wilayah Jebers, Surakarta, setidaknya ada dua orang yang diproses hukum karena perannya dalam memfasilitasi praktik perjudian daring. Sementara itu, dalam penindakan yang dilakukan di Kelurahan Baki, Kecamatan Gentan, Kabupaten Sukoharjo, Polda Jawa Tengah meringkus tiga orang pelaku atas peran memfasilitasi praktik judi daring.

Iqbal juga menyampaikan, jajaran Polda Jateng berkomitmen untuk terus memberantas praktik perjudian daring di wilayah hukumnya.

Selain melakukan penindakan, Polda Jawa Tengah juga melakukan langkah-langkah dan upaya pencegahan terhadap maraknya judi daring di tengah-tengah masyarakat. Sebab, maraknya judi daring telah meresahkan dan membuat mentalitas masyarakat menjadi semakin rendah, karena keinginan untuk kaya mendadak dengan berspekulasi melalui praktik perjudian tersebut.

“Terlebih sejumlah kasus kriminal yang terjadi juga dipicu oleh pelaku yang telah kecanduan judi online, seperti utang-piutang kemudian mencuri atau melakukan tindakan kriminal lainnya,” ujar Iqbal.

 

Aparat Diminta Tegas Berantas Judi Daring

Polda Metro Jaya meminta masyarakat melaporkan situs yang menawarkan permainan judi daring.

SELENGKAPNYA

Menkominfo: Kami Terima Aduan Judi Daring

Jika masih menemukan situs perjudian, masyarakat bisa mengadu ke Kemenkominfo.

SELENGKAPNYA

Judi Daring Masih Marak

Pemblokiran 15 game online yang memuat unsur perjudian bukan yang terakhir.

SELENGKAPNYA