Gubernur Aceh Achmad Marzuki | ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Ekonomi

Aceh Siapkan Program Strategis Pengembangan Ekonomi Syariah

Aceh dinilai menjadi salah satu sumber utama pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah nasional.

JAKARTA -- Pemerintah Provinsi Aceh menyiapkan sejumlah strategi untuk mendorong percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Gubernur Aceh Achmad Marzuki pun menggelar pertemuan dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) untuk memperkuat strategi tersebut.

Salah satu proyek yang dibahas adalah rencana pembangunan RSUD Zainoel Abidin melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) syariah. "Kami berharap ekonomi dan keuangan syariah dapat menjadi angin segar untuk mengubah kondisi Aceh menjadi salah satu provinsi terkaya di Sumatra," kata Marzuki melalui keterangan pers, Selasa (9/8).

Marzuki mengatakan, potensi RSUD Zainoel Abidin dapat dikembangkan menjadi rumah sakit regional dan bahkan internasional. Selain itu, hal strategis lain yang dibahas yakni keberlanjutan layanan syariah BP Jamsostek.

 

"Perlu ditingkatkan peran perusahaan-perusahaan pemberi kerja dalam mendaftarkan pegawainya sebagai peserta Layanan Syariah Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsosnaker)," katanya.

Dibahas pula program pelatihan, sertifikasi, dan pelatihan dewan pengawas syariah (DPS) koperasi syariah serta perluasan penerapan digitalisasi industri keuangan mikro syariah (IKMS). Hal itu demi meningkatkan kapasitas infrastruktur ekonomi dan keuangan syariah di Aceh.

Selain itu, perlu dibangun infrastruktur penunjang bisnis guna meyakinkan investor untuk pengembangan bisnis di Aceh, seperti pelabuhan dan bandara penunjang yang terintegrasi. Hal itu dipercaya dapat menjadi katalisator pertumbuhan industri halal di Aceh yang memiliki banyak potensi.

Terakhir, dibahas pula upaya peningkatan kapabilitas produk dan layanan bank syariah untuk memenuhi kebutuhan transaksi. Khususnya, dalam rangka menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diselenggarakan di Aceh pada 2024.

Aceh dinilai menjadi salah satu sumber utama pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah nasional. Kepala Sekretariat KNEKS sekaligus Staf Ahli Menteri Keuangan Wempi Saputra menyampaikan, Aceh merupakan kakak tertua pelopor ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

"Sebagai kakak sulung, Provinsi Aceh patut menjadi daerah percontohan," kata Wempi.

 

Pelaksana Tugas Direktur Eksekutif KNEKS Taufik Hidayat menyampaikan, prestasi Aceh juga sangat menggembirakan dalam mendorong kemajuan ekonomi syariah. Aceh adalah Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2022 sekaligus menjadi Juara 1 Kategori Keuangan Syariah, Juara 1 Kategori Industri Halal, dan Juara 2 Kategori Pendidikan Ekonomi Syariah

Taufik menuturkan, KNEKS telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk melakukan berbagai program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Aceh. Ini memungkinkan karena kebijakan qanun yang hanya meloloskan kegiatan keuangan berbasis syariah.

"Agar ekonomi dan keuangan syariah dapat berkembang lebih baik lagi, dibutuhkan komitmen seluruh pihak terkait untuk bergerak lebih cepat dalam sinergi yang kompak," kata Taufik. 

Kartini di Mata Agus Salim dan Buya Hamka

Kartini kemudian meminta anggaran beasiswa untuknya dialihkan seluruhnya kepada Agus Salim.

SELENGKAPNYA

Erick: BUMN Motor Pertumbuhan Ekonomi

Program BUMN menjadi penggerak ekonomi desa yang berdampak pada penyerapan tenaga kerja.

SELENGKAPNYA

Produksi Migas Pertamina Naik

Pertamina Hulu Rokan menjadi terproduktif dalam menyumbang minyak di Pertamina.

SELENGKAPNYA