Foto udara proyek pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) seksi 4 di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (19/7/2022). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) berupaya menyelesaikan ruas Tol | ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Ekonomi

Proyek Strategis Nasional Masih Terkendala Pembebasan Lahan

Pemerintah telah merogoh kocek sebesar Rp 95,89 triliun untuk pengadaan lahan proyek strategis nasional.

JAKARTA -- Pengadaan lahan masih menjadi tantangan terbesar dalam pembangunan proyek strategis nasional (PSN) selama semester I 2022. Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo menyebutkan, secara keseluruhan terdapat 150 isu yang terlaporkan dan ditindaklanjuti dalam PSN, dengan konsentrasi isu terbesar pada isu pengadaan lahan sebesar 27 persen.

"Secara garis besar, ini menjadi pekerjaan rumah kami di mana permasalahan itu ada lima yang utama, tetapi yang paling besar adalah memang dalam hal pengadaan tanah," ungkap Wahyu dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (26/7).

Wahyu menyampaikan, hal utama yang menyebabkan isu mengenai pengadaan tanah di 41 PSN adalah belum selesainya proses pembebasan tanah dan belum terbitnya izin pelepasan kawasan hutan. Selain itu, terdapat masalah pengadaan tanah dengan karakteristik khusus dan adanya sengketa lahan.

"Kami sudah punya peraturan pemerintah yang terkait dengan pengadaan tanah, tapi tetap ini masih muncul karena adanya konflik-konflik di lapangan dan terkait dengan tata ruangnya serta sengketa di lahan ini yang harus kami selesaikan," ujar Wahyu.

 

Kemenko Perekonomian menyatakan, sebanyak tujuh PSN berhasil dirampungkan sepanjang semester I 2022. Nilai ketujuh proyek tersebut sebesar Rp 138,1 triliun.

Wahyu menjelaskan, ketujuh proyek itu meliputi Kawasan Industri Tanjung Enim, Kawasan Industri Terpadu Batang, Terminal Multipurpose Labuan Bajo, Kawasan Industri Weda Bay, Central-West Java Transmission Line 500 KV, Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Benowo, dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Merauke.

Secara keseluruhan, sejak 2016 sampai Juni 2022, sebanyak 135 PSN telah selesai dengan nilai investasi Rp 858 triliun. Khusus pada tahun lalu, terdapat 24 proyek yang berhasil diselesaikan senilai Rp 125,9 triliun. Proyek itu terdiri atas 11 bendungan, 6 jalan tol, 1 jalur kereta, 1 kawasan, 1 perumahan, 2 sistem penyediaan air minum (SPAM), 1 pelabuhan, dan 1 teknologi.

photo
Petugas mengoperasikan stekker recliming untuk memindahkan batu bara ke conveyor belt di kawasan tambang batu bara airlaya milik PT Bukit Asam Tbk di Tanjung Enim, Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa (16/11/2021). PT Bukit Asam Tbk menargetkan produksi batubara hingga akhir 2021 sebanyak 30 juta ton. - (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/hp.)

Wahyu mengatakan, sebanyak 11 juta orang sudah mendapatkan lapangan pekerjaan dari PSN. Angka itu terhitung sejak 2016 sampai sekarang. Dia menjelaskan, jumlah tersebut ada yang sifatnya langsung, tidak langsung, dan terimbas.

"Sampai 2024, PSN masih tetap menciptakan lapangan pekerjaan karena ada beberapa proyek yang masih dalam konstruksi, proses transaksi, serta masih dalam persiapan," tuturnya.

Perkiraan total penyerapan lapangan kerja PSN secara langsung, kata dia, berdasarkan estimasi penyerapan investasi, yaitu sebanyak 1,95 juta orang selama empat tahun dari 2020 sampai 2024. Estimasi tersebut terdiri atas 415 ribu orang di Sumatra, 221 ribu orang di Kalimantan, serta 192 ribu orang di Sulawesi. Kemudian, terbanyak masih di Jawa, yaitu 696 ribu orang, kemudian Bali dan Nusa Tenggara 27 ribu orang, Maluku dan Papua 157 ribu orang, dan sebanyak 240 ribu orang di wilayah lainnya.

Mengenai proses pengadaan lahan PSN, pemerintah telah merogoh kocek sebesar Rp 95,89 triliun. Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) ditugaskan melakukan pendanaan untuk pengadaan lahan sejak 2016 sampai 17 Juni 2022 yang bersumber dari APBN.

 

“Diakumulasikan sejak LMAN berdiri pada 2016, total realisasi pendanaan lahan PSN Rp 95,89 triliun. Jumlah yang sangat besar bersumber dari APBN,” ujar Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi.

Realisasi pendanaan pengadaan lahan oleh LMAN tersebut meliputi jalan tol sebesar Rp 81,74 triliun, bendungan Rp 9,84 triliun, kereta api Rp 2,83 triliun, dan pelabuhan Rp 795 miliar. Kemudian, irigasi Rp 562 miliar, air baku Rp 30 miliar, dan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Rp 85 miliar.

Khusus untuk realisasi pada tahun ini hingga semester I 2022, LMAN telah mendanai pengadaan lahan mencapai Rp 6,27 triliun untuk PSN berupa infrastruktur jalan tol, bendungan, jalur kereta api, dan irigasi. Basuki menuturkan, pendanaan khusus sektor infrastruktur jalan tol pada 2022 sebanyak 80 persen dari realisasinya dilakukan melalui skema pembayaran langsung, sedangkan 20 persen sisanya melalui dana talangan. 

Menurut dia, hal tersebut merupakan langkah yang penting karena dengan skema pendanaan pembayaran langsung artinya badan usaha tidak perlu menalangi terlebih dahulu. “Sehingga, dari sisi keuangan, badan usaha tidak terganggu proyek pembangunan infrastruktur,” ujarnya. 

Kemendag Fokus Penuhi Kebutuhan Minyak Goreng Domestik

GIMNI meminta pemerintah mencabut kebijakan DMO minyak sawit atau CPO.

SELENGKAPNYA

PTPP Perpanjang Runway Bandara Komodo

Pengerjaan pengembangan Bandara Internasional Komodo menempati lebih dari 115 hektare.

SELENGKAPNYA