Suasana pertandingan final esports Mobile Legends SEA Games 2019 antara timnas esports Indonesia melawan timnas esports Filipina di Filoil Flying V Center, Manila, Filipina, Minggu (8/12/2019). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc | SIGID KURNIAWAN/ANTARA FOTO

Inovasi

22 Jun 2022, 10:56 WIB

Capai Prestasi dengan Internet Berkecepatan Tinggi

Ekosistem e-sports di Indonesia kini semakin matang.

Dunia digital telah menggeser banyak nilai yang ada di tengah kehidupan masyarakat. Dulu, bermain gim dianggap sebagai kegiatan yang membuang-buang uang, waktu, dan tanpa tujuan yang jelas.

Kini, sentuhan konektivitas dan hadirnya era digital, mampu merevolusi pandangan tersebut. Bermain gim pun seketika berubah citra menjadi kegiatan yang amat menjanjikan.

Kini, e-sports pun telah bertransformasi menjadi sebuah industri. Bahkan, mendapat rekognisi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan swasta.

Menurut laporan yang dipublikasikan Limelight Networks di  2021, sekitar 69,2 persen warga Indonesia, kini lebih memilih untuk bermain gim daripada menonton televisi ataupun film. Selain itu, 78,8 persen dari warga Indonesia juga secara sukarela mengalokasikan waktu luang mereka untuk menonton konten-konten gaming di platform daring seperti Twitch dan YouTube.

Survey yang juga dilakukan di negara-negara, seperti India, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat (AS) ini, juga memperlihatkan besarnya ketertarikan masyarakat usia diatas 18 tahun, terhadap budaya gaming.

Menurut laporan perusahaan riset game Newzoo dan Niko Partners, pertumbuhan mobile game di Asia Tenggara pada periode 2014-2017 mencapai lebih dari 180 persen. Angka tersebut diprediksi akan terus tumbuh selama lima tahun ke depan.

Shibuya Data Count juga memperkirakan pertumbuhan rata-rata tahunan atau Compound Annual Growth Rate (CAGR) industri gim di Asia Tenggara akan mencapai 8,5 persen pada periode 2020-2025.

Industri permainan elektronik di Indonesia juga berkembang pesat, baik sisi pasar maupun produsen. Hal itu ditandai dengan Indonesia yang menduduki peringkat pertama pasar gim terbesar di Asia Tenggara dan peringkat 12 di seluruh dunia.

Dari sisi prestasi, meski menjadi cabang olahraga baru, namun pada kompetisi olahraga bergengsi se-Asia Tenggara yang digelar di Hanoi, Vietnam, Mei lalu, Indonesia berhasil mendapatkan enam medali dari cabang olahraga e-sports. Tepatnya, dua emas melalui nomor pertandingan Free Fire dan PUBG Mobile kategori team.

Kemudian ada pula, tiga perak dari Free Fire, PUBG Mobile Solo, dan Mobile Legends: Bang Bang. Ditambah, satu perunggu yang dipersembahkan Timnas Cross Fire Indonesia.

Apresiasi untuk Industri

Menyusul kesuksesan tim e-sports Indonesia di ajang SEA Games 2022, belum lama ini, Smartfren meluncurkan kartu perdana Smartfren Gaming yang memberikan manfaat lebih besar untuk anak-anak muda penggemar e-sports.

Dengan kartu perdana khusus gaming ini, diharapkan anak-anak muda Indonesia akan semakin mudah mendapatkan layanan internet terbaik untuk meningkatkan ketangkasannya. Sekaligus juga, berkontribusi pada pengembangan cabang olahraga yang satu ini.

Selain itu, para pelanggan kartu perdana tersebut juga akan mendapatkan keuntungan khusus berupa diamond yang dapat ditukarkan dengan macam- macam virtual items di dalam gim FreeFire dan Mobile Legends.

Deputy CEO Mobility Smartfren Sukaca Purwokardjono, mengatakan, Smartfren melihat ada banyak sekali talenta-talenta muda di bidang e-sports. Bahkan di pekan olah raga SEA Games 2022 lalu, kita melihat anak-anak muda yang bertanding di berbagai nomor kejuaraan e-sports, dan pulang membawa medali,” ujarnya.

Oleh karena itu, Sukaca melanjutkan, sebagai dukungan terhadap talenta-talenta tersebut dan pengembangan ekosistem e-sports, Smartfren menghadirkan kartu perdana khusus gaming ini. Dengan dukungan koneksi internet 100 persen 4G dan akses internet untuk gim populer, anak-anak Indonesia bisa berlatih e-sports, dan main bareng alias mabar dengan lancar.

Kartu perdana Smartfren Gaming ini, sudah bisa didapatkan secara daring melalui berbagai lokapasar, seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan Lazada, atau secara luring di Indomaret.

Dengan Rp 16 ribu, kita sudah bisa mendapatkan kartu perdana yang berlaku selama 10 hari. Pelanggan juga mendapat keuntungan berupa kuota gaming 7GB, kuota utama 1GB, dan 12 diamond yang bisa dipilih untuk salah satu gim, yakni FreeFire atau Mobile Legends.

Selanjutnya pelanggan dapat mengisi ulang menggunakan paket gaming seharga Rp 16 ribu dengan masa aktif tujuh hari. Ada pula //benefit// berupa kuota utama kuota gaming 7GB, kuota utama 0,5 GB, dan pilihan 50 diamond FreeFire atau 28 diamond Mobile Legends.

Kuota gim tersebut dapat dipakai untuk mengakses judul-judul gim populer, yaitu FreeFire, Call of Duty Mobile, Arena of Valor, PUBG Mobile, Mobile Legends, Asphalt, Modern Combat, dan Ludi Games. 

Berburu Bakat

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by GENESIS DOGMA E-SPORTS (@genesisdogma)

Sebagai upaya mendukung pengembangan e-sports di Indonesia, Smartfren juga berkolaborasi dengan tim e-sports Genesis Dogma untuk mengadakan turnamen Scouting Ground Free Fire.

Melalui ajang pencarian bakat ini, Smartfren ingin membuka peluang anak-anak muda Indonesia untuk berkompetisi dan naik level menjadi e-sports pro-player untuk gim Free Fire.

Jenama smartphone global, Infinix turut mendukung ajang tersebut dengan menyediakan smartphone gaming terbarunya sebagai hadiah yang bisa dibawa pulang tim pemenang.

Adimas Prawiro selaku CEO Genesis Dogma menyampaikan, Genesis Dogma telah membuktikan eksistensinya lewat prestasi yang membanggakan di ranah permainan battle royale, yaitu PUBG Mobile dan Sausage Man. “Bersama Smartfren, kami akan kembali melebarkan sayap dengan membuka divisi Free Fire yang akan dijaring lewat turnamen Scouting Ground. Selain prize pool, tim juara dari turnamen ini akan mendapatkan kontrak dari Genesis Dogma,” ujarnya.

Menurut Adimas, saat ini tak ada alasan lagi bagi anak-anak muda Indonesia yang ingin berkarya di industri e-sports. Karena, ekosistem untuk bisa bertumbuh di industri ini, sudah semakin matang.

Mulai dari, perangkat smartphone yang kian terjangkau, beragam kompetisi untuk ajang asah kemampuan, hingga layanan internet yang semakin cepat. “Tentunya, kuota data pun saat ini sudah semakin terjangkau. Sehingga semakin banyak anak-anak yang dapat dengan mudah berlatih untuk berprestasi,” ujar Adimas.

 

 

 

Kartu gaming ini hadir sebagai dukungan terhadap para talenta dan pengembangan ekosistem e-sports.

SUKACA PURWOKARDJONO, Deputy CEO Mobility Smartfren
 
 

 

 

 

 

 

 


Wira-wiri Petugas di Bir Ali

Jamaah laki-laki siap dengan dua lembar kain ihram masing-masing.

SELENGKAPNYA

Mantan Pemberontak Jadi Presiden Kolombia

Kemenangan Petro menandai rakyat Kolombia yang ingin perubahan.

SELENGKAPNYA

Satu Abad NU, Momentum Kebangkitan Baru

Ada sembilan klaster program utama yang sudah disiapkan PBNU untuk menyambut satu abad usia NU.

SELENGKAPNYA
×