Sejumlah pemudik menunggu bus di terminal bayangan Jalan Raya Jakarta Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (19/6). Menurut Dishub Kabupaten Bogor sekitar 1,5 juta jiwa masyarakat Kabupaten Bogor akan meninggalkan Bogor untuk pulang kampung | ANTARA FOTO

Jakarta

18 May 2022, 09:38 WIB

Loket Terminal Bayangan Dibongkar

Terminal bayangan dinilai lebih dekat dari rumah sehingga mudah diakses warga.

JAKARTA -- Suku Dinas Perhubungan (Sudin Hub) Jakarta Barat akan membongkar loket tiket bus terminal bayangan di seluruh titik dalam waktu dekat. Pembongkaran loket tiket bus terminal bayangan itu menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja.

"Kamis akan kita rapatkan untuk rencana itu. Kita gandeng Satpol PP untuk membongkar loket tiket," kata Kasudin Hub Jakarta Barat, Erwansyah, Selasa (17/5).

Langkah itu dilakukan karena keberadaan terminal bayangan di wilayah Jakarta Barat semakin menjamur. Saat ini tercatat ada 17 titik terminal bayangan yang ada di Jakarta Barat dengan lokasi kawasan Latumenten, Grogol, dan Kalideres. Nantinya, Satpol PP bertugas menertibkan gerai tiket yang ada di lokasi.

photo
Pemudik membawa barang bawaannya menuju bus di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (28/4/2022). Pemudik terus berdatangan ke Terminal Kalideres yang puncaknya akan terjadi pada H-3 Lebaran 2022 atau Jumat (29/4). - (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Sedangkan, petugas Sudin Hub bertugas menilang hingga menangkap bus Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP) yang beroperasi di sekitar lokasi. "Kalau Satpel kecamatan atau kelurahan ketemu bus langsung ditilang saja. Kalau ketemu sama petugas Sudin langsung ditangkap saja," kata Erwansyah.

Sejauh ini, sebanyak 130 bus AKAP sudah ditangkap Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat dalam kurun waktu September 2021 hingga Mei 2022. Bus tersebut ditahan tempat penampungan selama dua minggu, setelah itu, pihak Perusahaan Otobus (PO) atau sopir diharuskan mengikuti sidang agar bus dibebaskan.

Walau sudah berkali-kali ditangkap, Erwansyah mengaku, bus dengan PO yang sama masih saja tertangkap berkali-kali dengan kesalahan yang sama. Dia berharap dengan upaya penertiban ini, para sopir dan PO bus tidak beroperasi di terminal bayangan Jakarta Barat.

photo
Pemudik membawa barang bawaannya menuju ruang tunggu keberangkatan bus di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (27/4/2022).Puncak mudik Terminal Kalideres diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran 2022 atau Jumat (29/4/2022). - (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Menurut Erwansyah, ada beberapa faktor penyebab masih adanya lokasi terminal bayangan. Pertama, terminal bayangan dinilai lebih dekat dari rumah sehingga mudah diakses warga. Kedua, beberapa warga sudah berlangganan dengan Perusahaan Otobus (PO) di setiap terminal bayangan. Sehingga, warga lebih memilih naik dari terminal bayangan dibandingkan terminal resmi.

"Lalu, faktor lainnya masih ada praktik calo di terminal. Walaupun sekarang pelayanan di terminal sudah semakin baik dan calon semakin sedikit, tapi praktik tersebut masih ada," tutur Erwansyah.

Padahal, kata Erwansyah, banyak keuntungan yang diterima penumpang jika naik melalui terminal resmi. Keuntungan itu seperti bus yang dijamin dalam kondisi layak jalan dan sopir dipastikan dalam kondisi sehat. Maka itu, dia mengimbau kepada seluruh penumpang agar mau naik dari terminal resmi demi kenyamanan dan keselamatan perjalanan.

"Kami juga imbau kepada seluruh PO agar tidak menaikturunkan penumpang di sembarang tempat," ucap Erwansyah.

Diamankan

Pemerintah Kota Jakarta Barat mengamankan 130 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sejak September 2021 hingga Mei 2022 lantaran mengangkut dan menurunkan penumpang di terminal bayangan. "Sekitar 130 bus lebih kita sudah kandangin. Itu dari September sampai sekarang ya," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Erwansyah saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Erwansyah mengatakan 130 bus tersebut beroperasi pada 17 titik terminal bayangan antara lain Latumenten, Grogol, dan beberapa lokasi wilayah Kalideres. Menurut Erwansyah, ada beberapa faktor penyebab masih adanya lokasi terminal bayangan. Pertama, terminal bayangan dinilai lebih dekat dari rumah sehingga mudah diakses warga.

Kedua, beberapa warga sudah berlangganan dengan Perusahaan Otobus (PO) di setiap terminal bayangan. Sehingga, warga lebih memilih naik dari terminal bayangan dibandingkan terminal resmi.

photo
Sejumlah pemudik tiba di Terminal Kalideres, Jakarta, Kamis (5/5/2022). Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen memperkirakan puncak arus balik lebaran 2022 di Terminal Kalideres erjadi pada Sabtu (7/5/2022) hingga Ahad (8/5/2022). - (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

"Lalu faktor lainnya masih ada praktek calo di terminal. Walaupun sekarang pelayanan di terminal sudah semakin baik dan calon semakin sedikit tapi praktek tersebut masih ada," tutur Erwansyah.

Padahal, lanjut Erwansyah, banyak keuntungan yang diterima penumpang jika naik melalui terminal resmi. Keuntungan itu seperti bus yang dijamin dalam kondisi layak jalan dan sopir dipastikan dalam kondisi sehat.

Maka dari itu, dia mengimbau kepada seluruh penumpang agar mau naik dari terminal resmi demi kenyamanan dan keselamatan perjalanan."Kami juga imbau kepada seluruh PO agar tidak menaik turunkan penumpang di sembarang tempat," ucap Erwansyah. ';

Adopsi Teknologi, Kunci Sukses Bisnis FnB

Dengan teknologi yang membantu efisiensi, pelaku usaha dapat berfokus kepada strategi pengembangan.

SELENGKAPNYA

Wajib Masker Dilonggarkan

Pelonggaran wajib masker menjadi bagian program transisi dari pandemi menuju endemi Covid-19.

SELENGKAPNYA
×