Mutiara Ramadhan
Sesungguhnya di dalam surga ada satu pintu yang disebut dengan Ar-Rayyan, yang pada Hari Kiamat orang-orang yang berpuasa masuk ke surga melalui pintu tersebut... HR ALBUKHARI No.1896
3d 0h 48m 3s Jam Menuju Berbuka
Donasi dari warga, organisasi dan instasi dibagikan secara gratis
Kuliner nusantara lokal Bubur Kuning, Itik Berempah, Colenak, dan Kicak.
Di dunia saja, tabungan spiritual bisa memberikan manfaat, terlebih lagi nanti di hari akhirat, tentu akan mendapatkan limpahan balasan lebih besar lagi.
Bulan Ramadhan jadi momentum untuk meningkatkan kepekaan sosial.
Terdapat 50 peserta pesantren dhuafa Baznas yang berasal dari beragam pekerjaan
Gaza menjadi tempat yang ramai pada Ramadhan.
Hasil sulaman kapalo samek ini tidak hanya bisa untuk selendang.
Kicak awalnya merupakan makanan manis yang diciptakan hanya untuk sultan.
Masjid kuno ini dibangun pada tahun 1249H bertepatan dengan tahun 1829M.
Tak banyak orang menekuni profesi pengacara masjid.
Nasi Kapau Ni Lis merupakan tempat kuliner favorit masyarakat Bukit Tinggi.
Beduk yang ditabuh dalam tradisi dlugdag itu sudah ada sejak zaman Sunan Gunung Jati.
Bulan suci Ramadhan dianggap waktu paling baik untuk mengumpulkan spiritual dan social saving.
Ramadhan menjadi momentum untuk polwan membina masyarakat.
Terakhir Kali, buka puasa bersama digelar di masjid tersebut pada 2019
Sebanyak 2.500 hingga 3.000 piring disiapkan oleh Masjid Jogokariyan
Dengan manajemen kalbu, kita bisa mengetahui tingkatan karya dan pengabdian.
Berbeda dari ibadah lainnya, puasa Ramadhan dinilai langsung oleh Allah SWT.
Republika Ramadhan Festival, Simbol Mempertemukan Berbagai Elemen Umat Islam
Republika Ramadhan Festival juga merupakan momen mengisi bulan suci Ramadhan yang penuh dengan keberkahan.
Memahami Makna Ramadhan
Ramadhan hadir untuk membakar dosa-dosa para hamba Allah.
Pintu Ar-Rayyan
Sesungguhnya di dalam surga ada satu pintu yang disebut dengan Ar-Rayyan, yang pada Hari Kiamat orang-orang yang berpuasa masuk ke surga melalui pintu tersebut... HR ALBUKHARI No.1896
