Direktur Utama PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) Adrian Syarkawie memberikan keterangan usai melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta, Rabu (19/6). | Republika/Prayogi

Geni

Mahaka Radio Integra Serempak Siaran dari Rumah

Konsep siaran dari rumah merupakan turunan dari bentuk kegiatan bekerja dari rumah yang sangat disarankan pemerintah.

Seluruh unit stasiun radio yang tergabung dalam grup Mahaka Radio Integra (MARI) serempak melakukan siaran dari rumah. Aturan tersebut sudah mulai diberlakukan kepada stasiun radio MARI yang berlokasi di Jakarta.

Menurut CEO MARI Adrian Syarkawie, kebijakan tersebut berlangsung hingga Ahad, 22 Maret 2020. Deretan radio yang memberlakukannya adalah JAK 101 fm, GEN 98.7 fm, HOT 93.2 fm, KIS 95.1 fm, MUSTANG 88 fm, dan MOST Radio 105.8 fm.

Konsep siaran dari rumah merupakan turunan dari bentuk kegiatan bekerja dari rumah yang sangat disarankan pemerintah. Pemicu utamanya, yaitu meluasnya penyebaran virus korona baru Covid-19 yang menjadi perhatian seluruh pihak.

Kondisi tersebut juga menjadi tantangan bagi unit-unit stasiun radio grup MARI dalam melakukan tugas sebagai media massa. MARI hendak mengutamakan kesehatan para tim sekaligus mendukung anjuran pemerintah dalam rangka pencegahan penularan.

Sebagai perusahaan yang berbasis konten audio, sangat memungkinkan bagi MARI untuk tetap produktif. Dengan teknologi yang variatif, kata Adrian, siaran radio bisa dilakukan dari rumah untuk keadaan darurat seperti sekarang.

"Walau bekerja dari rumah, saya dan seluruh tim MARI tetap akan menjaga kualitas siaran dan layanan kami, baik secara teknis maupun konten untuk hasil yang terbaik," kata Adrian melalui keterangan tertulis yang diterima Republika, Selasa (17/3) malam.

Sejak Indonesia mencatat adanya kasus positif Covid-19, MARI telah mengampanyekan tagar #MARIsalingjaga. Upaya itu menjadi langkah awal atau pengingat untuk bersikap serius tanpa panik berlebihan terhadap penularan virus korona.

Menurut Adrian, tagar itu merepresentasikan salah satu aspek baik radio. Dia berharap, keberadaan seluruh siaran radio grup MARI yang dapat didengarkan melalui radio FM atau aplikasi NOICE membawa energi positif.

Kedekatan dan rasa kebersamaan itu diyakini dapat memperkuat ikatan antara radio dan pendengarnya. Tentunya, hal tersebut turut mempertajam posisi radio yang muncul sebagai teman sehari-hari bagi pendengarnya.

MARI berharap, masyarakat Indonesia dapat menghadapi kondisi ini dengan bijak dan kuat, sehingga keseharian kita lekas kembali normal. "Kami yakin, Indonesia mampu," ujar Adrian.

photo
Ilustasi penyiar radio. - (ANTARA FOTO)

Seluruh penyiar radio di grup MARI merasakan pengalaman melakukan siaran radio dari rumah. Penyiar yang biasanya melakukan siaran bersama-sama, kini harus terpisah, termasuk tim Mustang Morning Squad (MMS).

Tim yang terdiri atas Adhi, Ibel, Mike, dan Pila itu melakukan siaran secara terpisah dari kediaman masing-masing. Menurut salah satu penyiar, Adhi, proses siaran di rumah sangat menyenangkan sekaligus mendebarkan.

Hal itu lantaran koordinasi hanya berlangsung via daring antara penyiar dan produser. Akan tetapi, dia mengaku, bentuk siaran demikian membuatnya merasa lebih dekat dengan pendengar karena bisa menjangkau lewat banyak saluran.

"Selain siaran radio, kami juga live di Instagram, personal banget di rumah dan ngobrol dengan pendengar tentang kegiatan seru apa yang biasanya dilakukan di rumah," kata Adhi.

PT Mahaka Radio Integra Tbk atau MARI memiliki delapan entitas anak. Perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa konten audio hiburan itu menaungi PT Suara Irama Indah, PT Radio Attahiriyah, PT Radio Camar, PT Radio Merpati Dharmawangsa, PT Radio Kirana Insan Suara, PT Radio Mustang Utama, dan PT Radio Ramako Djaya Raya.

Masing-masing mengoperasikan stasiun radio komersial JAK 101 fm, GEN 98.7 fm Jakarta, GEN 103.1 fm Surabaya dan Jakarta, HOT 93.2 fm, KIS 95.1 fm, MUSTANG 88 fm, dan MOST Radio 105.8 fm. Sementara, PT Mahaka Radio Digital mengoperasikan aplikasi NOICE.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat