Pria berjalan melintasi gedung hunian yang hancur akibat serangan Rusia di Saltivka, Kharkiv, Ukraina, Senin (3/10/2022). | AP/Francisco Seco

Internasional

Putin Teken UU Aneksasi

Zelenskyy langsung mengumumkan aplikasi jalur cepat untuk jadi anggota NATO.   

MOSKOW -- Presiden Vladimir Putin telah menandatangani undang-undang (UU) yang mengesahkan aneksasi empat wilayah Ukraina, masuk ke dalam Rusia. Dokumen-dokumen itu dipublikasikan di situs web pemerintah Rusia pada Rabu (5/10) pagi. Sementara PBB siap menggelar pertemuan pekan depan.

Awal pekan ini, kedua majelis parlemen Rusia meratifikasi perjanjian yang menjadikan wilayah Donetsk, Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia bagian dari Rusia. Keempat wilayah itu adalah 15 persen dari luas wilayah Ukraina. Jika digabung, luasnya setara dengan luas Portugal.

Perbatasan wilayah yang diklaim Rusia masih belum jelas. Tetapi Kremlin bertekad untuk mempertahankan wilayah Rusia dengan cara apapun, termasuk empat wilayah yang dianeksasi. Kremlin tak segan mengerahkan senjata nuklir.

Langkah itu dilakukan saat perang Moskow di Ukraina telah memasuki fase baru yang lebih berbahaya. Rusia menghadapi kemunduran yang meningkat di medan perang.  Sementara pasukan Ukraina merebut kembali wilayah mereka di timur dan selatan, yang diduduki oleh Rusia.

photo
Tentara Ukraina beristirahat selepas mengidentifikasi jenazah rekan mereka di kota Lyman yang baru mereka rebut dari penguasaan Rusia, Senin (3/10/2022). - (AP/Evgeniy Maloletka)

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menanggapi aneksasi dengan mengumumkan aplikasi jalur cepat untuk bergabung dengan Organisasi Paktan Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Ia secara resmi mengesampingkan pembicaraan dengan Rusia. Zelenskyy menyatakan, dia tidak mungkin mengadakan negosiasi dengan Putin setelah Rusia mengambil alih empat wilayah Ukraina.

Pada Rabu pagi, beberapa ledakan mengguncang Kota Bila Tserkva, sehingga memicu kebakaran di fasilitas infrastruktur di kota di selatan ibu kota Ukraina, Kiev. Pemimpin regional Oleksiy Kuleba mengatakan, indikasi awal adalah bahwa kota itu diserang oleh drone "kamikaze" atau drone bunuh diri. Kota Bila Tserkva terletak sekitar 80 kilometer di selatan Kiev.

Rusia semakin sering menggunakan drone bunuh diri dalam beberapa pekan terakhir, sehingga menimbulkan tantangan baru bagi pertahanan Ukraina.  Kendaraan tak berawak dapat tetap terbang tinggi untuk waktu yang lama sebelum menyerang target mereka dan meledakkan muatan mereka pada saat terakhir.

Sementara itu, pasukan Ukraina terus membuat langkah maju di selatan. Militer Ukraina mengeklaim, mereka telah merebut kembali lebih banyak desa di wilayah Kherson sebagai bagian dari upaya serangan balasan besar-besaran. Komando Operasi Selatan mengatakan bahwa, bendera Ukraina telah dikibarkan di atas Desa Liubymivka, Khreschenivka, Zolota Balka, Biliaivka, Ukrainka, Velyka, dan Mala Oleksandrivka.

Pertemuan PBB

Majelis Umum PBB dilaporkan akan menggelar pertemuan pada Senin (10/10) untuk membahas aneksasi empat wilayah Ukraina oleh Rusia. Sumber-sumber yang mengetahui informasi tersebut, pada Selasa (4/10) mengungkapkan, 193 negara anggota PBB akan mempertimbangkan resolusi yang kini tengah dipersiapkan terkait aneksasi wilayah Ukraina.

Berbeda dengan Dewan Keamanan PBB, di Majelis Umum PBB tak ada negara memiliki hak veto. Namun resolusi Majelis Umum bersifat tak mengikat.

Informasi terkait pertemuan pada Senin pekan depan dikonfirmasi oleh juru bicara Majelis Umum PBB Paulina Kubiak. Menurut Kubiak, pertemuan tersebut digelar atas permintaan Ukraina dan Albania. Pertemuan bakal dilangsungkan pada pukul 15:00 waktu New York, Amerika Serikat (AS).

Sebelumnya Dewan Keamanan PBB telah menggelar sesi khusus untuk membahas tentang aneksasi empat wilayah Ukraina oleh Rusia. AS dan Albania bahkan merancang resolusi berisi kecaman terhadap referendum “rekaan” yang digelar Rusia di Luhansk, Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia. Mereka mendesak negara dunia tidak mengakui bergabungnya empat wilayah Ukraina tersebut ke Rusia.

Namun, Rusia memveto resolusi tersebut. Setelah diveto, AS mengatakan akan membawa masalah aneksasi wilayah Ukraina ke Majelis Umum PBB.