Peternak mengontrol kandang ayam saat peluncuran Balai Ternak Baznas di Ngadirejo, Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (1/12). Sebanyak 48.500 ekor anak ayam DOC diberikan kepada 52 peternak mitra Baznas. Bantuan pemberdayaan ini untuk pemberdayaan ekonomi masya | Wihdan Hidayat / Republika

Khazanah

17 Jan 2022, 08:20 WIB

Peringati Milad Ke-21, Baznas Hadirkan Berbagai Inovasi

Perolehan pada 2021 ini cukup spektakuler. Untuk ZIS di Baznas Pusat, naik 33 persen.

JAKARTA – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-21, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan menggelar sejumlah kegiatan. Rangkaian acara yang berlangsung mulai hari ini (17/1) hingga 31 Januari 2022 itu mengusung semangat tebar manfaat untuk para mustahik. Ketua Baznas Prof KH Noor Achmad mengatakan, peringatan milad tersebut menyuguhkan berbagai inovasi yang selama ini diterapkan pihaknya dalam menghimpun serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). 

Di antara pelbagai kegiatan dalam HUT ke-21 Baznas ialah penganugerahan Baznas Award, peluncuran kantor digital Baznas, pasar rakyat, dan tabligh akbar. Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan meluncurkan beragam program pemberdayaan mustahik. Misalnya, Seribu Gerai ZChicken, Kelompok Petani Kahayya, dan Panen Raya Hewan Ternak di Kebumen, Jawa Tengah. Seluruh acara akan ditutup dengan pengibaran bendera Baznas oleh seluruh pimpinan Baznas provinsi dan Baznas kabupaten/kota se-Indonesia.

“Sejumlah rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan visi Baznas, menjadi lembaga utama menyejahterakan umat,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Ahad (16/1). 

 
Baznas akan menghadirkan berbagai inovasi dalam strategi penghimpunan, penyaluran, pengendalian, dan pelaporan, sehingga pengelolaan zakat dapat lebih efektif dan efisien.
NOOR ACHMAD, Ketua Baznas
 

Selain itu, dia mengatakan, Baznas juga akan menguatkan aspek pelayanan dalam menunaikan ZIS. Program penguatan tersebut telah mendapat dukungan penuh dari pemerintah, termasuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Per 20 Agustus 2021, pihaknya telah menerima Surat Kemendagri Nomor 420.12/4456/SJ tentang Penguatan Kelembagaan Baznas di Daerah. SK itu yang ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati, dan walikota di Tanah Air. 

Baznas juga berkomitmen untuk memperluas dan memperkuat syiar dakwah. Dengan begitu, menurut Kiai Noor, makin banyak individu maupun perusahaan yang bisa menikmati kemudahan berzakat melalui Baznas.

Menurut dia, dari sisi penyaluran ZIS sudah berjalan satu tahun. Pada empat tahun ke depan, Baznas akan berupaya memperkuat pemberdayaan ekonomi menjadi sekitar 30 persen dari seluruh program. 

“Baznas juga merancang berbagai inovasi program pada bidang lain, yakni pendidikan, kesehatan, sosial, dan dakwah. Itu tanpa mengurangi program pengumpulan dan pendistribusian. Pada tahun pertama kepengurusan, kita tekankan penguatan kelembagaan organisasi, SDM (sumber daya manusia), infrastruktur, dan jaringan,” kata guru besar Universitas Wahid Hasyim Semarang itu. 

Menurut dia, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Baznas makin tinggi. Hal itu dibuktikan, antara lain, dengan keberhasilan lembaga ini dalam meraih skor 50 persen sebagai lembaga ZIS yang pertama kali terlintas secara spontan (top of mind). Pencapaian itu berdasarkan hasil survei Spontanouse Awareness Lembaga Zakat. Jajak pendapat itu dilakukan Lazismu kepada 600 orang responden, yakni muzaki dan calon muzaki.

“Atas kepercayaan itu, maka perolehan pada tahun 2021 ini cukup spektakuler. Untuk ZIS di Baznas Pusat, naik 33 persen dibandingkan dengan tahun 2020. Kenaikannya dari Rp 387 miliar menjadi Rp 515,6 miliar. Zakat fitrah naik 102 persen dan kurban naik 133 persen,” kata dia memaparkan. 

Pihaknya juga berkomitmen untuk menyalurkan 90 persen dana ZIS dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) yang terkumpul dengan target penerima manfaat untuk tahun 2022 sebanyak 57.650.000 jiwa.


×