Meneguhkan Kebebasan Selepas Ramadhan

Bulan suci Ramadhan adalah bulan ta’dib, yaitu bulan dididiknya kaum Muslimin.

Kesucian Jiwa

Setelah jiwa kita bersih dari kotoran, kita harus mengisinya dengan kebaikan.

Ibadah Ramadhan, Nafsu, dan Setan: Perspektif al-Ghazali

Tugas utama manusia di dunia ini adalah untuk ibadah kepada Allah SWT.

Ramadhan dan Keutamaannya

Para salaf sholeh menghabiskan waktunya di bulan Ramadhan dengan memperbanyak membaca Alquran.

Sains, Tauhid, dan Pengetahuan Intuitif

Relevansi pengetahuan intuitif, berdasarkan pemikiran Imam al-Ghazali, dalam bentuk tiga aspek.

Mendelegitimasi Ulama

Posisi ulama dalam struktur masyarakat Islam memegang peran yang sangat penting.

Menelaah Urgensi Framework Kajian Filsafat Islam

Para filsuf Muslim telah menyumbangkan banyak tema baru ke dalam khazanah filsafat.

Islam dan Realitas Matematika

Dalam tradisi Intelektual Islam, matematika juga dipandang sebagai gerbang dari dunia indra menuju dunia pengertian.

Pancasila Bukan untuk Dimonopoli 

Biarkanlah Pancasila sebagaimana sediakala sebagai kesepakatan seluruh elemen bangsa dalam menyelenggarakan negara ini.

Ulama, Pancasila, dan Keindonesiaan

Terkait dengan Pancasila, RUU HIP dinilai tidak berdasarkan sejarah, bahkan mendistorsi dasar negara.

Image

Merumuskan Paham Akidah Asy'ariyah

Abu Hasan Asy'ari mengajukan konsep al-kasb, kebaikan atau keburukan sebagai akibat perbuatan manusia.

Image

Kopi Tubruk Metode Tertua

Penyajian cara ini juga dijumpai di sebagian masyarakat Yunani.

Image

Faktor yang Membuat UMK Mau Menabung di Koperasi Syariah

Faktor pelayanan cukup penting dalam menarik kepercayaan anggota.

Image

Patahnya Nostalgia di Tahun Ini

Cerpen Musafir Kelana

Image

Mimpi Kuliah Gratis di Kampus Negeri

Pendidikan tinggi yang inklusif adalah krusial bagi masa depan Indonesia yang sejahtera.

Image

Asia Dilanda Gelombang Panas, Penyebab Gerah di Indonesia?

Suhu udara maksimum tertinggi di Indonesia tercatat terjadi di Palu setinggi 37,8°C.

Image

Soemitro, Ali Moertopo, dan Peristiwa Malari

Melalui buku ini, Soemitro selaku pangkopkamtib pada 1974 menyajikan perspektifnya ihwal peristiwa Malapetaka Januari alias Malari.