Selain kurikulum, kualitas guru juga menjadi perhatian utama.
Penyerapan tenaga kerja masih rendah.
Ledakan kemarahan publik dalam beberapa waktu terakhir ini adalah bentuk koreksi sosial.
Kebijakan publik saat ini juga harus dipandang sebagai aplikasi dari teori permainan yang bersifat dinamis.
Ketiga krisis ini juga memiliki keterkaitan sistemik yang memperkuat satu sama lain.
Meskipun terjadi peningkatan ekspor digital, nilai impor Indonesia masih jauh melampaui ekspornya.
Kebijakan pemerintah juga perlu mempertimbangkan keseimbangan jangka panjang.
Konsep ketahanan pangan tidak hanya tentang ketersediaan makanan.
Hilirisasi beras diyakini dapat membawa dampak positif.
Semangat Idul Adha dan Masa Depan Ketahanan Pangan Indonesia
Nilai pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail relevan untuk menjawab tantangan regenerasi petani di Indonesia.
Gema di Ujung Kaktus
Puisi-Puisi PN Estu
