Aki Mobil (Ilustrasi) | Pixabay

Jakarta

Pencuri Gondol Delapan Aki Mobil di Kantor Pemkot Jakpus

Pelaku langsung memacu mobilnya untuk melarikan diri dan menyerempet warga

JAKARTA -- Aksi pencurian terjadi di kantor Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus). Uniknya, pelaku hanya menyasar aki kendaraan yang terparkir di halaman kantor.

Sebanyak delapan aki kendaraan dinas milik Suku Dinas (Sudin) Satpol PP, Sudin Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Nakertrans-E), serta Sudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakpus menjadi sasaran pencurian.

"Ada delapan (aki) mobilnya dicuri. Kejadian pencurian sejak sepekan mulai dari Jumat 23 September hingga Senin 26 September 2022," kata Kepala Suku Bagian Rumah Tangga Pemkot Jakpus, Arief Budianto di Jakarta, Senin (26/9).

Menurut Arief, petugas pengamanan dalam (pamdal) sempat memergoki seseorang yang dicurigai merupakan pencuri pada Ahad (26/9) malam WIB. Kemudian, pelaku langsung memacu mobilnya untuk melarikan diri. Karena terburu-buru, mobil tersebut menabrak pagar depan sampai ambruk dan menyerempet warga.

photo
Kantor Pemerintah Kota Jakarta Pusat - (Facebook Humas Pemkot Jakpus)

"Iya ada dua warga yang menjadi korban tabrak lari dari mobil pelaku. Satu orang dewasa dan satu anak kecil. Tapi, saat ini hanya anak kecilnya saja yang masih di rawat di Rumah Sakit Tarakan," kata Arief.

Dari infomasi yang dihimpun di lapangan, kendaraan dinas milik Satpol PP Jakpus kehilangan empat aki, Sudin Nakertrans-E dua kali, dan Sudin KPKP dua aki. Pihaknya sudah melaporkan insiden itu ke Polres Metro Jakpus dengan menyerahkan barang bukti CCTV. Arief mengalkulasi, kerugian Pemkot Jakpus akibat salah satu asetnya yang ducuri mencapai jutaan rupiah.

Sementara itu, komplotan maling membobol sejumlah ruangan di SMPN 36 Jakarta yang berlamat di Jalan Pedati, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (24/9) dini hari WIB. Aksi dua maling itu menyebabkan sekolah mengalami kerugian sampai puluhan juta rupiah.

photo
SMPN 36 Jakarta - (Ist)
SHARE    

Kepala SMPN 36 Jakarta, Sarlem Sihotang, mengatakan, dari rekaman kamera pengawas, terlihat jika pelaku berjumlah dua orang. "Mereka masuk mengenakan sweater hitam dengan tulisan yang tidak begitu jelas, pakai topi, bawa pisau, dan obeng besar," kata Sarlem, Senin.

 
Mereka masuk mengenakan sweater hitam dengan tulisan yang tidak begitu jelas, pakai topi, bawa pisau, dan obeng besar.
SARLEM SIHOTANG Kepala SMPN 36 Jakarta
 

Menurut dia, pelaku mengambil sejumlah barang elektronik setelah membobol ruang kepala sekolah dan tata usaha. Daftar barang yang digondol dua pelaku, antara lain lima unit laptop dan satu unit kamera digital dengan total kerugian materi sekitar Rp 76 juta. "Begitu diperiksa barang-barang ada yang hilang. Semua data kehilangan sudah kami serahkan ke polisi berikut satu kamera," kata Sarlem.

Dia menduga, pelaku sudah mengawasi kondisi sekolah beberapa hari sebelum kejadian. Sarlem berharap Polsek Jatinegara dapat segera menangkap pelaku pencurian aset barang elektronik milik sekolah. "Dari polisi sudah datang menindaklanjuti untuk memeriksa di sini. Cek CCTV itu pelakunya yang kita lihat ada dua orang," ujar Sarlem.

Muslimah Merancap, Bolehkah?

Ulama berbeda pendapat mengenai apakah Muslimah boleh masturbasi.

SELENGKAPNYA

Divergensi Sufi Sunni dan Sufi Falsafi

Dari empat periode perkembangan tasawuf, dapat dirumuskan dua aliran utama tasawuf.

SELENGKAPNYA

Makna Spiritual Thaharah: Rahasia Tayamum

Tayamum bisa mengganti fungsi wudhu dan mandi junub

SELENGKAPNYA