Polisi perempuan Saudi berjaga-jaga di depan Kakbah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. (ilustrasi) | AP/Amr Nabil

Internasional

Wanita Saudi Mulai Belajar Menggunakan Senjata Api

Menembak telah menjadi hobi populer di Saudi.

RIYADH -- Wanita Arab Saudi mulai belajar cara menggunakan senjata api, menurut berita yang dilansir Middle East Monitor, Selasa (13/9). Tahun lalu, undang-undang baru memang mengizinkan wanita memiliki senjata api. Langkah ini dilakukan hampir dua tahun setelah wanita Saudi diizinkan untuk mengemudi.

Perubahan undang-undang di Saudi dalam beberapa tahun terakhir merupakan bagian dari reformasi di bawah penguasa de facto, Putra Mahkota Mohammed Bin Salman (MBS). Dia menciptakan Visi 2030 yang bertujuan mengubah masyarakat dan ekonomi Saudi.

Menurut sebuah laporan oleh Zenger News, menembak telah menjadi hobi populer di Saudi. Ini terjadi terutama selama penguncian dan perintah menjaga jarak ketika pandemi Covid-19. Namun, beberapa wanita Saudi sudah belajar menembak sebelum undang-undang kepemilikan senjata api disahkan.

 "Pada usia muda, ayah saya mengajari saya cara menggunakan dan berlatih dengan senapan angin. Saya kemudian bergabung dengan Federasi Panahan Saudi," kata ujar seorang wanita Saudi, Reem Alatawi.

 
Beberapa wanita Saudi sudah belajar menembak sebelum undang-undang kepemilikan senjata api disahkan.
 
 

Alatawi kemudian mengikuti kompetisi menembak di Saudi. Dia meraih juara pertama dalam kompetisi tersebut.

“Kita harus berterima kasih kepada pemerintah dan Saudi Falcons and Hunting Club atas kesempatan ini. Sekarang semua orang dapat memperoleh senjata secara legal dan jauh lebih mudah daripada di negara lain,” kata Alatawi.

Namun, tujuan pemerintah Saudi mengesahkan undang-undang kepemilikan senjata bukan hanya sekadar untuk menyediakan hobi baru. Tetapi pemerintah ingin memastikan diversifikasi pertumbuhan ekonomi.

Di bawah visi pemerintah untuk konservasi berkelanjutan, ada poin berburu dan pariwisata. CEO pengecer senjata api Saudi terkemuka, Ahmed AlRumaih, mengatakan, dia belum melihat ada stratifikasi di pasar pembelian senjata api, karena perubahan aturan baru saja diumumkan.

 "Namun, kita dapat memperkirakan bahwa penekanannya pada menembak sasaran dan bukan berburu seperti tren global yang ada," kata AlRumaih.

Batalkah Wudhu Saat Menyentuh Suami?

Ada perbedaan pendapat mengenai apakah menyentuh perempuan membatalkan wudhu atau tidak

SELENGKAPNYA

Ummu Haram Binti Milhan, Mujahidah di Lautan

Seorang pejuang sekaligus perawi hadis dari kalangan sahabiyah

SELENGKAPNYA

Nasib Pala Banda, Run, dan Manhattan

Pulau Run adalah salah satu pulau penting dalam sejarah Indonesia.

SELENGKAPNYA