Warga Negara Asing (WNA) berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (29/11/2021). Pemerintah memberlakukan larangan WNA dari sejumlah negara guna menangkal varian omikron. | ANTARA FOTO/Fauzan/rwa.

Tajuk

03 Dec 2021, 03:45 WIB

Efek Kasus Omikron di Saudi 

Bila gagal menutup diri masuknya varian omikron, Indonesia akan terancam masuk ke Saudi.

Pemerintah Arab Saudi memastikan temuan kasus pertama Covid-19 varian omikron di negaranya. Menurut kantor berita SPA, Rabu (1/12), kasus tersebut muncul dibawa oleh warga Arab Saudi yang baru kembali dari sebuah negara Afrika bagian utara.

Kementerian Kerajaan Arab Saudi menjelaskan, pihak berwenang telah mengisolasi orang tersebut dan orang lain yang melakukan kontak dengannya. Temuan ini menjadi kasus omikron pertama di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Sejumlah negara juga sudah mengumumkan kasus varian omikron, yang pertama kali dilaporkan pada 24 November 2021 di selatan Afrika. Selain beberapa negara Eropa dan Jepang, kemarin Amerika Serikat juga mengumumkan kasus pertama varian omikron di negaranya.  Bahkan, terkonfirmasinya varian omikron di Amerika Serikat membuat bursa saham Wall Street turun tajam.

Bagi para calon jamaah umrah Indonesia, terkonfirmasinya kasus pertama varian omikron di Saudi membuat mereka berharap-harap cemas. Sejauh ini Saudi belum menutup pintu kedatangan dari negara-negara, yang tidak terkonfirmasi kasus varian omikron. Dan mudah-mudahan itu tidak terjadi. 

 
Bagi para calon jamaah umrah Indonesia, terkonfirmasinya kasus pertama varian omikron di Saudi membuat mereka berharap-harap cemas.
 
 

Sebab, bila akhirnya Saudi menutup pintu rapat-rapat dari berbagai negara tanpa mempertimbangkan ada-tidaknya kasus omikron, peluang jamaah Indonesia untuk umrah pun menjadi sirna. Padahal, sudah hampir 10 bulan ini calon jamaah umrah asal Indonesia menanti untuk mengunjungi kota suci Makkah dan Madinah.

Harapan para calon jamaah umrah kita pun sejak beberapa hari terakhir ini sangat terbuka lebar. Hal itu setelah pihak Arab Saudi membuka penerbangan internasionalnya untuk Indonesia sejak 1 Desember 2021 ini, dari semula harus melalui negara ketiga. Selain itu, Kementerian Agama juga sudah menjanjikan bahwa lampu hijau untuk jamaah umrah Indonesia segera keluar dari Saudi, dan direncanakan pertengahan bulan Desember ini sudah bisa berangkat.

Kita berharap, kasus omikron di Arab Saudi tidak berkembang dan dapat segara diatasi. Dengan begitu,  penyebaran kasus Covid-19 di negara penghasil minyak tersebut dapat dikendalikan. Saudi pun tidak menutup dirinya dari negara luar dalam upaya menekan penyebaran virus korona di negaranya.

Meski demikian, pekerjaan rumah terbesar juga masih ada di negara kita. Mudah-mudahan berbagai langkah antisipasi yang dilakukan oleh pemerintah sukses mencegah masuknya varian omikron. Jangan sampai kita kecolongan layaknya saat varian delta awalnya menyebar di Indonesia.

 
Untuk mencegah  kembali meluasnya wabah Covid-19 di Tanah Air, baik akibat varian omikron maupun varian delta, peran dari masyarakat sangat diperlukan.
 
 

Kita sangat yakin, pemerintah dan jajarannya sudah mengambil langkah yang tepat untuk menutup diri dari sejumlah negara, yang penduduknya terkonfirmasi varian omikron. Rasanya sangat kurang bijaksana bila kita kembali kecolongan masuknya varian omikron seperti varian delta.

Untuk mencegah  kembali meluasnya wabah Covid-19 di Tanah Air, baik akibat varian omikron maupun varian delta, peran dari masyarakat sangat diperlukan. Karena itu, masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat. 

Percuma saja, pemerintah berhasil mencegah masuknya varian omikron, bila ternyata serangan gelombang ketiga yang melanda Tanah Air, ternyata berasal dari varian delta akibat masyarakat yang lengah terhadap protokol kesehatan. Apalagi, kelengahan tersebut terjadi pada saat merayakan libur Natal dan tahun baru. 

Apa pun varian Covid-19 yang melanda negeri tercinta ini, akan memengaruhi keberangkatan calon jamaah umrah ke Tanah Suci. Bila pemerintah gagal menutup diri masuknya varian omikron, Indonesia akan terancam masuk ke Saudi. Karena sejumlah negara, termasuk Saudi, berancang-ancang menutup pintu negaranya rapat-rapat dari negara-negara, yang terkonfirmasi wabah Covid-19 varian omikron.

Selain itu, Saudi pun akan kembali menutup pintu bagi Indonesia manakala di negara kita, wabah Covid-19 kembali menggila meski varian yang berkembang bukan omikron, melainkan varian delta. Kita pernah mengalami beberapa bulan lalu, saat Saudi menutup pintunya karena dahsyatnya wabah Covid-19 varian delta menyerang negara kita.

Maka itu, tugas menekan penyebaran wabah Covid-19 tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga harus didukung disiplin yang tinggi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. 


×